HSBC telah menaikkan peringkat Apple menjadi Beli, dengan target harga $366. Langkah ini diambil saat bank tersebut bertaruh pada momentum yang digerakkan AI untuk mendorong lonjakan penjualan iPhone sebesar 21% pada tahun 2026.
Mengapa peringkat dinaikkan
Peningkatan peringkat ini didasari oleh dorongan kecerdasan buatan (AI) Apple yang semakin berkembang. Analis HSBC melihat fitur AI sebagai katalis yang akan mendorong siklus upgrade signifikan untuk iPhone, dengan pertumbuhan penjualan yang dipercepat menjadi 21% pada tahun fiskal 2026. Bank tersebut juga menyoroti pipeline perangkat keras Apple yang kuat sebagai faktor operasional yang mendukung pandangan optimistis ini.
Proyeksi penjualan 21%
Angka pertumbuhan 21% ini menonjol. HSBC memperkirakan kemampuan AI Apple akan menarik konsumen sehingga memicu gelombang penggantian perangkat. Bank tersebut tidak merinci fitur AI spesifik yang diharapkan mendorong permintaan, namun industri secara luas telah melirik AI pada perangkat sebagai daya tarik utama untuk iPhone masa depan.
Pipeline perangkat keras sebagai pendorong
Selain AI, HSBC juga menyoroti pipeline perangkat keras Apple. Perusahaan dikabarkan sedang mengerjakan faktor bentuk baru dan peningkatan silikon, meskipun bank tidak merinci produk tertentu. Menurut HSBC, kombinasi perangkat lunak AI dan perangkat keras yang ditingkatkan menciptakan landasan kuat bagi pertumbuhan pendapatan.
Saham Apple telah mencatat kenaikan tahun ini, namun upgrade dari HSBC menambah keyakinan dari bank besar. Target harga $366 mengindikasikan potensi kenaikan sekitar 15% dari level saat ini. Investor kini menanti acara produk Apple berikutnya, yang diharapkan akhir tahun ini, untuk melihat apakah fitur AI dan pembaruan perangkat keras dapat mewujudkan pertumbuhan yang diantisipasi HSBC.




