Iran menyerang kapal tanker minyak dan menutup Pelabuhan Fujairah di UEA, mengganggu pasokan minyak. Serangan tersebut menyasar kapal-kapal di dekat pelabuhan, yang merupakan pusat utama penyimpanan minyak mentah dan bunker, sehingga memaksa penghentian semua operasi.
Serangan di Fujairah
Menurut laporan, pasukan Iran menyerang beberapa kapal tanker minyak di perairan Fujairah. Serangan itu juga menyebabkan penutupan pelabuhan itu sendiri, yang terletak di Teluk Oman di luar Selat Hormuz. Pelabuhan ini merupakan salah satu pusat bunker terbesar di dunia, menangani jutaan barel minyak setiap hari. Penutupan ini menghentikan lalu lintas kapal tanker dan aktivitas bongkar muat.
Gangguan Pasokan Minyak
Gangguan pasokan minyak akibat serangan ini berdampak langsung pada aliran energi global. Fujairah berfungsi sebagai titik penyimpanan dan pemindahan muatan penting untuk minyak mentah dan produk olahan. Dengan ditutupnya pelabuhan, kapal tanker tidak dapat memuat atau membongkar kargo, sehingga menciptakan hambatan. Serangan tersebut juga merusak beberapa kapal tanker, meskipun tingkat kerusakannya belum jelas. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan jalur pelayaran di kawasan tersebut.
Ketegangan Regional
Serangan ini menandai eskalasi signifikan dalam ketegangan regional. Tindakan langsung Iran terhadap pelabuhan UEA dan kapal tanker minyak merupakan langkah berani yang dapat memicu respons lebih lanjut. UEA belum memberikan komentar mengenai serangan atau tindakan balasan apa pun. Penutupan Fujairah menambah tekanan pada rantai pasokan minyak global yang sudah berada di bawah tekanan akibat konflik lain. Situasi masih berubah, dengan jadwal pembukaan kembali pelabuhan yang belum pasti.




