Saham Nvidia naik pada Selasa setelah SpaceX mengumumkan rencana untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan menggunakan prosesor dari pembuat chip tersebut. Langkah ini menandakan hubungan yang semakin erat antara kedua perusahaan dan memperkuat posisi dominan Nvidia di pasar chip AI.
Apa yang sedang dibangun SpaceX
SpaceX bermaksud mengembangkan infrastruktur AI yang didukung oleh chip Nvidia, menurut pengumuman perusahaan tersebut. Lingkup spesifik proyek — apakah melibatkan pusat data, komputasi berbasis satelit, atau aplikasi lainnya — belum dirinci. Namun, pilihan Nvidia sebagai mitra perangkat keras merupakan dukungan yang jelas terhadap teknologi perusahaan untuk beban kerja AI skala besar.
Kemitraan ini memperkuat posisi Nvidia di sektor AI pada saat permintaan untuk chipnya sudah melonjak. Investor merespons dengan mendorong harga saham lebih tinggi, menambah reli yang telah menjadikan Nvidia salah satu perusahaan paling bernilai di dunia. Kolaborasi ini dapat mempercepat kenaikan Nvidia dalam peringkat kapitalisasi pasar global, berpotensi menantang para pemimpin saat ini.
GPU Nvidia telah menjadi standar untuk melatih dan menjalankan model AI, digunakan oleh semua orang mulai dari perusahaan rintisan hingga raksasa cloud. Menambahkan SpaceX — perusahaan yang dikenal dengan proyek rekayasa ambisius — ke dalam daftar itu memperkuat narasi bahwa perangkat keras Nvidia sangat penting untuk infrastruktur AI mutakhir.
Kedua perusahaan belum mengungkapkan jadwal proyek atau persyaratan keuangan dari kesepakatan tersebut. Pasar akan mengamati detail lebih lanjut tentang bagaimana SpaceX berencana menggunakan chip tersebut dan apakah ini mengarah pada kemitraan yang lebih luas. Untuk saat ini, pengumuman tersebut telah memberikan dorongan lain bagi saham Nvidia, dan para investor bertaruh bahwa ledakan AI masih memiliki ruang untuk berkembang.




