Trump Media akan meluncurkan umpan data baru bernama Truth API pada 1 Agustus, memberikan pedagang algoritmik dan perusahaan keuangan akses awal ke postingan dari 10 akun berpengaruh di Truth Social — termasuk kemungkinan akun Donald Trump. Umpan ini akan beroperasi 24/7 dan mengirimkan postingan lebih cepat daripada notifikasi push, menurut perusahaan. Namun langkah ini telah menuai kritik dari Senator Ron Wyden, yang mengatakan hal itu dapat menciptakan lapangan bermain yang tidak merata yang menguntungkan keluarga Trump dan perusahaan Wall Street.
Cara Kerja Truth API
\nUmpan berlisensi ini akan mencakup 10 akun, meskipun Trump Media belum menyebutkan akun mana saja. Perusahaan mengatakan bahwa ini menargetkan organisasi yang menanggung biaya keterlambatan informasi — seperti bank dan perusahaan perdagangan algoritmik — dan bahwa pelanggan sudah mendaftar. Financial Times melaporkan harga bulanan hingga $100.000, tetapi angka tersebut belum diverifikasi secara independen.
Truth API menciptakan masalah di mana publikasi dan distribusi beroperasi pada jam yang berbeda, memungkinkan mesin bereaksi sebelum pengguna ritel. Kesenjangan itu dapat dieksploitasi oleh pedagang yang membayar umpan, mendapatkan postingan milidetik atau detik sebelum muncul secara publik.
Kekhawatiran Regulasi dan Penyelidikan Terkait
\nPeluncuran ini terjadi saat Commodity Futures Trading Commission (CFTC) menyelidiki Gabriel Perez, operator teleprompter Trump, atas dugaan menggunakan naskah pidato untuk bertransaksi kontrak Kalshi sebelum Trump berbicara. Perez memperoleh keuntungan lebih dari $90.000. Kalshi membekukan akunnya dan merujuk aktivitas tersebut ke CFTC. Perez bekerja sama dengan regulator. CFTC menolak berkomentar.
Aturan Kalshi melarang orang dengan informasi material non-publik dan mereka yang dapat memengaruhi penyelesaian kontrak. Truth API menimbulkan pertanyaan serupa: jika seorang pedagang mendapatkan akses awal ke postingan yang memengaruhi pasar, apakah itu merupakan perdagangan orang dalam?
Kepemilikan dan Pertanyaan yang Belum Terjawab
\nDonald J. Trump Revocable Trust memegang sekitar 41% saham Trump Media. Anak-anak Trump mengawasi trust tersebut. Reuters melaporkan bahwa Trump Media tidak menjawab pertanyaan tentang ketidaksetaraan peluang perdagangan. Senator Wyden mengatakan bahwa umpan tersebut akan menguntungkan keluarga Trump dan perusahaan Wall Street, bukan investor biasa.
Trump Media belum mengungkapkan harga atau apakah umpan tersebut akan tunduk pada regulasi sekuritas atau komoditas. Penyelidikan CFTC terhadap Perez masih berlangsung, dan belum jelas apakah badan tersebut juga akan memeriksa Truth API.




