Loading market data...

Bitcoin Turun di Bawah $71.000 saat Strategy Jual BTC Pertama Sejak 2022

Bitcoin Turun di Bawah $71.000 saat Strategy Jual BTC Pertama Sejak 2022

Bitcoin jatuh di bawah $71.000 pada hari Rabu, memperpanjang penurunan dari level tertinggi Oktober, karena Strategy milik Michael Saylor menjual 32 BTC — penjualan pertamanya sejak 2022. Penurunan yang mendorong token ini turun lebih dari 3% dalam sehari ini terjadi saat negosiasi damai AS-Iran ditangguhkan, menambah ketidakpastian baru di pasar yang sudah rapuh.

Penembusan di bawah level support penting

Bitcoin menembus kanal menaik empat bulan dan kehilangan level support kritis $70.000 secara intraday, menurut data dari berbagai bursa. Pergerakan ini menandai kelanjutan tren penurunan dari puncak Oktober 2025 sebesar $126.000 — penurunan sekitar 42%. Pasar bearish historis pernah lebih buruk: kerugian 87% pada 2013, 84% pada 2017, dan 77,5% pada 2021. Namun, penarikan siklus ini sudah menjadi yang terdalam sejak kehancuran 2022, dan kecepatan penurunan telah mengejutkan beberapa trader.

Penjualan kecil namun simbolis dari Strategy

Strategy, raksasa korporat Bitcoin yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, menjual 32 BTC pada hari Rabu. Jumlah ini sepele dibandingkan dengan simpanan sekitar 500.000 BTC, namun penting karena perusahaan tidak menjual satu koin pun sejak 2022. Penjualan ini terjadi saat saham perusahaan (ticker: MSTR) juga terpuruk tahun ini. Tidak ada alasan yang diberikan untuk transaksi tersebut, tetapi ini menunjukkan tim Saylor bersedia mengurangi posisi ketika uang tunai diperlukan — meskipun hanya sebagian kecil.

Analis melihat target jangka panjang $250.000 — setelah titik terendah yang lebih dalam

Analis kripto Aralez berpendapat bahwa Bitcoin memasuki zona akumulasi yang dapat menjadi landasan untuk reli menuju $250.000 pada 2029. Namun, jalannya tidak lurus. Aralez memperkirakan harga bisa mencapai titik terendah sekitar $40.000 antara sekarang dan awal tahun depan sebelum memulai kenaikan berkelanjutan. Itu akan berarti penurunan 43% lagi dari level saat ini — rentang yang menyakitkan bagi siapa pun yang membeli di dekat puncak.

Level $70.000 merupakan pilar bagi Bitcoin sepanjang awal 2026. Kehilangan level ini, meskipun hanya sementara, membuka pintu untuk uji level support yang lebih rendah. Lantai konkret berikutnya, menurut Aralez, berada di dekat $40.000 — zona di mana akumulasi benar-benar bisa dimulai. Namun untuk saat ini, hambatan geopolitik akibat runtuhnya perundingan Iran menjadi cerita utama. Para trader mengamati tanda-tanda gencatan senjata atau negosiasi baru yang dapat meredakan tekanan.