Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) mengajukan gugatan terhadap Minnesota terkait undang-undang negara bagian yang melarang pasar prediksi, dengan klaim bahwa hal tersebut merusak otoritas federal atas perdagangan derivatif. Langkah hukum ini bertepatan dengan pertumbuhan pesat platform yang menawarkan pasar taruhan baru pada data ekonomi dan perusahaan swasta. Hyperliquid baru-baru ini meluncurkan pasar prediksi inflasi AS sementara Polymarket berekspansi ke valuasi startup swasta.
Otoritas Negara vs Federal
Undang-undang Minnesota secara eksplisit melarang pasar prediksi, namun CFTC berargumen bahwa ini bertentangan langsung dengan pengawasan federal atas instrumen derivatif. Regulator federal menyatakan undang-undang negara bagian tidak dapat mengesampingkan yurisdiksi mereka berdasarkan Undang-Undang Perdagangan Komoditas. Gugatan ini bertujuan untuk membatalkan larangan Minnesota sepenuhnya, sehingga berpotensi memicu pertarungan hukum mengenai batas-batas regulasi.
Taruhan Data Ekonomi Semakin Populer
Hyperliquid memperkenalkan pasar prediksi yang terkait dengan pembacaan CPI tahun-ke-tahun bulan Mei, yang menunjukkan probabilitas 43% untuk angka di bawah 4,3%. Peluncuran ini menarik volume perdagangan awal sebesar $3.274. Secara terpisah, Polymarket mencatat hampir $39 miliar dalam volume perdagangan AS selama tahun 2026, memperluas penawarannya hingga mencakup kontrak untuk valuasi OpenAI, SpaceX, Anthropic, dan Anduril. Platform-platform ini memanfaatkan minat ritel yang terus tumbuh terhadap instrumen keuangan alternatif.
Pasar Minyak Capai Miliaran Harian
Kontrak berjangka minyak perpetual yang menggunakan patokan Intercontinental Exchange kini diperdagangkan 24/7 melalui platform OKX untuk 120 juta pengguna ritelnya. Produk kontrak berjangka minyak serupa dari Hyperliquid menghasilkan volume perdagangan harian sekitar $1,6 miliar. Lonjakan ini menciptakan aktivitas pasar signifikan di luar jam perdagangan bursa tradisional, menarik perhatian para pemain mapan.
Tekanan Industri Meningkat
Baik CME maupun ICE telah mulai melobi regulator AS sebagai akibat dari pertumbuhan volume di pasar kontrak berjangka minyak alternatif. Upaya mereka berfokus pada mengatasi tekanan kompetitif dari platform seperti Hyperliquid yang beroperasi di luar struktur bursa konvensional. Lobi ini muncul di tengah kekhawatiran tentang pengawasan pasar yang terfragmentasi dan aturan yang tidak konsisten antar platform perdagangan.
Minnesota kini harus menanggapi gugatan CFTC di pengadilan federal, tanpa ada jadwal publik untuk proses awal.




