Drake merilis tiga album pada 15 Mei — 'Iceman,' 'Habibti,' dan 'Maid of Honour' — total 43 lagu. Di antara lagu-lagu baru tersebut, satu lagu menonjol bagi pendengar kripto: 'Dust' dari 'Iceman,' di mana rapper itu menyebut dirinya sebagai 'pemain besar kripto BTC' dan secara langsung merujuk pada pendiri FTX yang kontroversial, Sam Bankman-Fried. Baris lirik — 'An FTX penthouse high-riser, yeah Samuel Bankman, free all my guys up' — muncul saat Bitcoin berada di dekat $80.700, jauh dari level tertinggi sepanjang masa di bulan Oktober 2025 sebesar $126.000.
Baris kripto Drake di 'Dust'
Lirik spesifik ini muncul di tengah momen budaya yang lebih luas bagi kripto. Bankman-Fried dihukum pada tahun 2023 karena mengatur keruntuhan FTX, yang menghilangkan $8 miliar dana pelanggan. Ia kini menjalani hukuman federal 25 tahun. Pada awal 2026, seorang hakim federal menolak permohonannya untuk pengadilan ulang, meskipun spekulasi tentang kemungkinan pengampunan presiden terus beredar di kalangan kripto. Baris Drake — 'free all my guys up' — langsung menyentuh perbincangan itu, meskipun tidak jelas apakah rapper tersebut membuat pernyataan politik atau hanya menyebut nama untuk efek.
Konteks harga Bitcoin
Bitcoin diperdagangkan sekitar $80.700 pada saat perilisan album, penurunan signifikan dari puncaknya tujuh bulan sebelumnya. Penurunan ini tidak menghentikan Drake untuk mendalami ikonografi kripto. Ia sebelumnya telah memasang taruhan jutaan dolar dalam bentuk Bitcoin, termasuk kerugian enam digit pada taruhan Final NBA Mavericks. Lagu baru ini bukan referensi kripto pertamanya, tetapi yang paling eksplisit.
Referensi SBF dan latar belakang hukum
Sebutan penthouse FTX merujuk pada kondominium mewah di Bahama tempat Bankman-Fried tinggal selama masa kejayaan bursa tersebut. Baris 'free all my guys up' juga mungkin merujuk pada tokoh lain yang terjaring dalam jaring FTX, meskipun tidak ada nama spesifik yang muncul dalam lirik. Dengan pengadilan ulang Bankman-Fried ditolak dan pengampunan masih berupa rumor, waktu penyebutan Drake terasa disengaja — atau setidaknya oportunis.
Ketiga album tersebut sudah dapat didengarkan sekarang. Apakah baris kripto ini akan menggerakkan pasar atau sekadar menggeser relevansi budaya Drake masih menjadi pertanyaan terbuka. Satu hal yang pasti: harga Bitcoin tidak bergerak akibat referensi tersebut.




