Jaringan Sui mengalami kemacetan sementara akhir pekan lalu setelah bug perangkat lunak yang sama yang menyebabkan gangguan hampir enam jam pada hari Kamis muncul kembali. Para pengembang mengatakan masalah teknis ini terkait dengan pembaruan jaringan baru-baru ini dan mereka sedang mengerjakan perbaikan permanen.
Apa yang Menyebabkan Kemacetan
Bug ini berasal dari perangkat lunak pembaruan jaringan yang digunakan Sui untuk meluncurkan perubahan. Pada hari Kamis, bug tersebut membuat rantai mati selama hampir enam jam. Akhir pekan ini bug muncul kembali, menyebabkan gangguan lain — meskipun kali ini kemacetan lebih singkat dan jaringan pulih dengan sendirinya, menurut tim.
Perusahaan belum mengungkapkan detail teknis yang tepat dari celah tersebut, tetapi mencatat bahwa celah ini dapat dipicu selama peningkatan perangkat lunak rutin. Kedua insiden terjadi tak lama setelah pembaruan yang sama diterapkan.
Dampak pada Pengguna dan Transaksi
Selama gangguan pada hari Kamis, produksi blok berhenti total. Pengguna tidak dapat mengirim transaksi atau berinteraksi dengan aplikasi terdesentralisasi di Sui. Kemacetan akhir pekan tidak terlalu parah, tetapi tetap mengganggu layanan untuk beberapa waktu. Tim mengonfirmasi bahwa tidak ada dana pengguna yang hilang atau dikompromikan dalam kedua kejadian tersebut.
Data transaksi dari periode tersebut menunjukkan penurunan tajam dalam aktivitas selama waktu henti, diikuti oleh pemulihan cepat setelah rantai dilanjutkan. Validator di jaringan harus memulai ulang beberapa node untuk membuat semuanya berjalan kembali.
Bug Berulang Memunculkan Pertanyaan
Dua kali gangguan dari penyebab yang sama dalam waktu kurang dari seminggu telah membuat proses pembaruan Sui menjadi sorotan. Jaringan yang meluncurkan mainnet tahun lalu ini umumnya stabil hingga saat ini. Para pengembang mengatakan mereka sedang menguji tambalan yang lebih kuat, tetapi belum memberikan jadwal kapan akan diterapkan.
Untuk saat ini, tim menyarankan para validator untuk menunda penerapan pembaruan terbaru sampai perbaikan dikonfirmasi. Hal ini membuat jaringan berjalan pada kode yang sama yang telah gagal dua kali.
Apakah bug tersebut sepenuhnya dipahami — dan apakah tambalan yang akan datang akhirnya akan menghilangkannya — adalah pertanyaan yang masih terbuka. Pembaruan berikutnya bisa tiba dalam hitungan hari, tetapi sampai diuji di jaringan langsung, tidak ada yang bisa yakin masalahnya tidak akan muncul kembali untuk ketiga kalinya.




