Loading market data...

Keuntungan Kripto Trump Senilai $1 Miliar Hambat Undang-Undang Clarity, Demokrat Dorong Aturan Etika

Keuntungan Kripto Trump Senilai $1 Miliar Hambat Undang-Undang Clarity, Demokrat Dorong Aturan Etika

Donald Trump telah menghasilkan sekitar $1 miliar dalam pendapatan kripto dari World Liberty Financial dan koin meme $TRUMP, dan keuntungan tersebut kini menghambat Undang-Undang Clarity — sebuah undang-undang penting tentang aset digital. Demokrat menuntut ketentuan etika yang lebih ketat sebagai tanggapan, membuat jadwal pengesahan undang-undang menjadi tidak pasti.

Pertanyaan senilai $1 miliar

World Liberty Financial, proyek DeFi yang terkait dengan Trump, dan koin meme $TRUMP bersama-sama menghasilkan sekitar $1 miliar dalam pendapatan kripto bagi mantan presiden tersebut, menurut pengungkapan keuangan. Besarnya jumlah ini telah menjadi beban politik bagi Undang-Undang Clarity, yang bertujuan untuk menetapkan kerangka kerja federal untuk aset digital.

Demokrat bersikeras pada etika

Anggota parlemen Demokrat kini bersikeras pada aturan etika yang lebih kuat sebelum mereka mendukung undang-undang tersebut. Kekhawatirannya jelas: seorang presiden dengan kepemilikan kripto senilai miliaran dolar dapat menghadapi konflik kepentingan saat membentuk atau menegakkan kebijakan aset digital. Tanpa perlindungan tersebut, Demokrat mengatakan mereka tidak akan melanjutkan.

Apa yang akan dilakukan Undang-Undang Clarity

Undang-undang ini dirancang untuk memperjelas aset digital mana yang merupakan sekuritas dan mana yang merupakan komoditas, serta menetapkan aturan untuk bursa dan stablecoin. Ini telah menjadi prioritas bagi para pelobi industri dan beberapa anggota parlemen bipartisan. Namun pendapatan kripto Trump telah menyuntikkan dinamika politik baru.

Langkah selanjutnya tidak pasti

Negosiasi masih berlangsung, tetapi jalur undang-undang ini masih kabur. Demokrat diperkirakan akan memperkenalkan amandemen etika khusus dalam beberapa minggu mendatang. Rapat komite berikutnya dijadwalkan pada pertengahan Agustus, dan apakah Undang-Undang Clarity akan bertahan dengan ketentuan-ketentuan tersebut akan menjadi ujian.