OKX menunjuk mantan Gubernur New York Andrew Cuomo ke dewan direksinya pada tahun 2026, demikian diumumkan bursa tersebut. Cuomo juga menjadi ketua bersama dalam usaha patungan antara OKX dan Intercontinental Exchange (ICE) yang berencana mendaftar sebagai pialang-dealer dan pedagang komisi berjangka. Langkah ini terjadi saat aset tokenisasi melonjak: aset tersebut mencakup hampir 1 dari 5 pencatatan baru di bursa terpusat utama pada paruh pertama tahun 2026, naik dari di bawah 7% pada tahun 2025.
Peran Cuomo dan usaha patungan ICE
Cuomo menjadi ketua bersama usaha patungan tersebut bersama ICE. Entitas ini bermaksud mendaftar sebagai pialang-dealer dan pedagang komisi berjangka, membangun infrastruktur untuk aset tokenisasi, derivatif institusional, dan perdagangan 24 jam. Jika disetujui, hal ini akan memberikan akses kepada pelanggan OKX ke futures ICE dan ekuitas NYSE yang ditokenisasi. ICE sudah memiliki kursi dewan di OKX dari investasi sebelumnya yang menilai bursa tersebut sebesar $25 miliar.
Aset tokenisasi adalah cerita tahun 2026
Aset tokenisasi telah menjadi kategori pencatatan baru teratas di bursa terpusat utama. Pada paruh pertama tahun 2026, aset tersebut mencakup hampir satu dari lima pencatatan baru — lonjakan tajam dari di bawah 7% pada tahun 2025. Volume perpetual futures aset dunia nyata naik 57% pada bulan Juni menjadi rekor $311 miliar. Basis modal di balik pertumbuhan ini kini melampaui $330 miliar, sebagian besar dalam stablecoin, dengan sekitar $13 miliar dalam Treasury yang ditokenisasi dan sekitar $1 miliar dalam saham yang ditokenisasi. Minat institusional tidak terbatas pada OKX: Citadel Securities menginvestasikan $400 juta ke Crypto.com dengan valuasi $20 miliar awal tahun ini.
Rekrutmen kontroversial dengan latar kepatuhan
Cuomo menghabiskan satu dekade memimpin pemerintahan New York, bernegosiasi dengan regulator negara bagian, bank, dan badan federal terkait pengawasan keuangan dan respons bencana. Sebuah tinjauan tahun 2024 menemukan bahwa mantan pejabat di dewan perusahaan biasanya membawa keahlian kebijakan, saluran komunikasi tambahan dengan pemerintah, dan legitimasi institusional. Studi terpisah menemukan bahwa memenangkan pemilihan Senat atau gubernur meningkatkan peluang mendapatkan kursi dewan perusahaan nantinya sekitar 30%, dengan gaji rata-rata untuk kursi tersebut melebihi $250.000.
Namun, operator OKX, Aux Cayes FinTech, mengaku bersalah pada Februari 2025 karena menjalankan bisnis pengiriman uang tanpa izin dan setuju membayar lebih dari $504 juta dalam bentuk denda dan perampasan. Perusahaan tersebut harus mempertahankan konsultan kepatuhan eksternal hingga Februari 2027. OKX belum merinci komite mana yang akan diikuti Cuomo, apakah ia berstatus direktur independen, atau apakah ia akan melihat laporan dari konsultan tersebut. Sementara itu, Kongres sedang merundingkan CLARITY Act, yang mencakup proposal oleh Senator Chris Van Hollen untuk melarang pejabat terpilih yang sedang menjabat dan keluarga mereka menerbitkan aset digital atau memiliki platform kripto.
Pertanyaan besar yang masih terbuka: akankah kursi dewan Cuomo bersinggungan dengan pekerjaan konsultan kepatuhan, dan bisakah CLARITY Act — jika disahkan — mengubah cara bursa seperti OKX merekrut tokoh-tokoh politik berat?




