Loading market data...

Pemegang Token Mantle Menyetujui Fasilitas Kredit $68 Juta untuk Menutupi Utang Macet Aave dari Eksploitasi rsETH

Pemegang Token Mantle Menyetujui Fasilitas Kredit $68 Juta untuk Menutupi Utang Macet Aave dari Eksploitasi rsETH

Pemegang token Mantle telah menyetujui fasilitas kredit senilai $68 juta yang bertujuan untuk menyelamatkan Aave DAO dari utang macet terkait eksploitasi rsETH tahun lalu. Langkah yang diumumkan pada hari Kamis ini dimaksudkan untuk menstabilkan pasar yang terguncang ketika kerentanan pada token rsETH menyebabkan kerugian jutaan dolar.

Eksploitasi rsETH dan dampaknya

Eksploitasi ini menimpa token rsETH — sebuah token restaking likuid — pada akhir tahun 2024, menguras dana dari berbagai protokol keuangan terdesentralisasi. Aave, platform pinjaman besar, terjebak dengan sejumlah pinjaman yang belum dibayar. Utang macet ini telah membebani neraca Aave dan membuat penyedia likuiditas khawatir.

Mantle, jaringan lapis-2 dengan tokennya sendiri, turun tangan. Fasilitas kredit — yang disetujui oleh pemegang token Mantle melalui pemungutan suara tata kelola — memberikan akses kepada Aave DAO sebesar $68 juta dalam bentuk stablecoin. Dana tersebut dialokasikan secara khusus untuk menutupi kekurangan akibat eksploitasi.

Cara kerja fasilitas kredit

Uang ini bukan hibah; ini adalah jalur kredit. Aave DAO harus membayar kembali Mantle dari waktu ke waktu, meskipun persyaratan pastinya — suku bunga, jadwal pembayaran — belum diungkapkan. Pemegang token Mantle mendukung proposal dalam pemungutan suara yang berakhir pada hari Rabu.

Aave DAO dapat menarik dana sesuai kebutuhan. Tujuannya adalah untuk menutup lubang yang ditinggalkan oleh utang macet rsETH dan mencegahnya memicu krisis likuiditas yang lebih luas di platform. Proposal tersebut mencatat bahwa kas Mantle memiliki cadangan stablecoin yang cukup untuk menutupi fasilitas ini.

Mengapa pasar perlu distabilkan

Utang macet di DeFi dapat menimbulkan efek domino. Ketika protokol tidak dapat menagih pinjaman, protokol tersebut dapat membekukan penarikan atau memangkas agunan — langkah yang membuat pengguna panik dan menguras likuiditas. Aave sejauh ini menghindari skenario itu, tetapi eksposur rsETH adalah bom waktu.

Dengan menyetujui fasilitas kredit, pemegang token Mantle secara efektif menjamin pembukuan Aave. Harapannya adalah kepercayaan kembali ke kumpulan yang memegang posisi terkait rsETH. Untuk saat ini, belum ada penarikan baru yang dibatasi, dan Aave terus beroperasi secara normal.

Fasilitas kredit akan dicairkan secara bertahap. Tata kelola Mantle akan memantau bagaimana Aave DAO menggunakan dana tersebut. Apakah Aave dapat melunasi sepenuhnya masih menjadi pertanyaan terbuka — jawabannya tergantung pada seberapa cepat pasar pulih dari dampak eksploitasi.