Loading market data...

Trump Peringatkan China Mengambil Alih Kripto saat CLARITY Act Macet di Senat

Trump Peringatkan China Mengambil Alih Kripto saat CLARITY Act Macet di Senat

Presiden Donald Trump mengatakan AS harus tetap unggul dalam aset digital, memperingatkan bahwa China dapat mengambil alih kripto jika Washington tidak bertindak. Komentar ini muncul saat Senat masih macet pada CLARITY Act, sebuah RUU struktur pasar utama yang belum juga bergerak maju.

Kebuntuan CLARITY Act

CLARITY Act, yang akan menetapkan aturan federal untuk bagaimana aset digital diklasifikasikan dan diperdagangkan, telah macet di Senat. Tidak ada jadwal pemungutan suara, dan tidak ada jalur yang jelas untuk itu. RUU tersebut diharapkan memberikan kerangka regulasi yang lebih jelas bagi industri kripto, tetapi sudah lama tidak ada kemajuan.

Peringatan Trump tentang China

Trump menyampaikan pernyataannya saat menanggapi keterlambatan tersebut. "Kami tidak ingin melihat China mengambil alih kripto," katanya. Pernyataannya mengaitkan kebuntuan legislatif dengan kekhawatiran kompetitif yang lebih luas, membingkai RUU tersebut bukan hanya sebagai masalah domestik tetapi juga sebagai perlombaan melawan Beijing. Ini adalah pesan yang tajam untuk sebuah kamar yang belum bergerak pada undang-undang tersebut.

Arti keterlambatan ini

Semakin lama Senat menunggu, semakin tidak pasti lanskap regulasi AS. Tanpa CLARITY Act, perusahaan kripto masih menghadapi aturan negara bagian dan federal yang tidak konsisten. Dorongan Trump untuk kepemimpinan tidak mengubah kalender legislatif, tetapi memberikan tekanan pada para senator untuk bertindak. Untuk saat ini, RUU tersebut masih dalam ketidakpastian, dan kata-kata presiden menambah nuansa geopolitik pada perdebatan.