Presiden Trump minggu ini memberi sinyal bahwa potensi kesepakatan mengenai Selat Hormuz dapat dicapai pada hari Rabu. Para trader Bitcoin memantau situasi ini dengan saksama, mengamati dampak apa pun terhadap harga minyak dan lintasan harga Bitcoin.
Sinyal dari Trump
Trump mengindikasikan bahwa kesepakatan mungkin tercapai pada Rabu, tanpa memberikan perincian. Waktunya sempit, dan pasar dibiarkan menebak-nebak ketentuannya. Selat Hormuz adalah titik rawan penting untuk pengiriman minyak global, dan gangguan apa pun di sana dapat mendorong harga minyak mentah lebih tinggi.
Mengapa trader Bitcoin memperhatikannya
Harga minyak yang lebih tinggi memicu ekspektasi inflasi. Bitcoin kadang dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, tetapi dalam beberapa tahun terakhir juga diperdagangkan sejalan dengan aset berisiko. Para trader mempertimbangkan bagaimana potensi kesepakatan — atau kegagalan untuk mencapainya — dapat menggerakkan pasar. Kesepakatan dapat meredakan harga minyak dan kekhawatiran inflasi, berpotensi meningkatkan selera risiko. Kegagalan dapat terjadi sebaliknya.
Tenggat waktu yang ketat
Dengan target Rabu, jendela waktunya sempit. Jika kesepakatan diumumkan, harga minyak bisa turun, berpotensi meredakan kekhawatiran inflasi. Jika pembicaraan gagal, hal sebaliknya bisa terjadi. Para trader Bitcoin memposisikan diri sesuai, meskipun arah pastinya masih belum pasti.
Rabu akan memberikan jawaban. Sampai saat itu, para trader memantau Selat Hormuz sama seperti mereka memantau layar mereka.




