Loading market data...

UFC Freedom 250 di Gedung Putih Membayar Bonus Petarung dengan Stablecoin Terkait Trump

UFC Freedom 250 di Gedung Putih Membayar Bonus Petarung dengan Stablecoin Terkait Trump

UFC Freedom 250, sebuah pertandingan seni bela diri campuran yang digelar di Gedung Putih pekan ini, membayar bonus petarung dalam USD1, sebuah stablecoin yang diterbitkan oleh World Liberty Financial — sebuah usaha kripto yang terkait dengan mantan Presiden Donald Trump. Acara ini menandai pertama kalinya kartu utama UFC menggunakan stablecoin bermerek untuk uang hadiah, dan pertama kalinya aset digital yang berafiliasi dengan Trump digunakan dalam malam pertarungan yang diselenggarakan di lingkungan pemerintahan.

Di Balik UFC Freedom 250

Kartu pertandingan yang berlangsung di Halaman Selatan ini menampilkan pertarungan di beberapa kelas berat. Petarung yang memperoleh bonus pasca-pertarungan — biasanya diberikan untuk "Fight of the Night" atau "Performance of the Night" — menerima uang tambahan mereka dalam USD1, bukan dolar tradisional. Jumlah setiap bonus tidak diungkapkan, tetapi langkah ini menjadikan UFC sebagai organisasi olahraga terbaru yang bereksperimen dengan pembayaran stablecoin.

UFC secara perlahan telah mengintegrasikan sponsor dan opsi pembayaran kripto selama beberapa tahun terakhir. Namun membayar bonus dalam token yang terkait langsung dengan tokoh politik adalah hal baru.

Stablecoin di balik pembayaran

USD1 adalah stablecoin yang dipatok terhadap dolar dan diluncurkan oleh World Liberty Financial, sebuah perusahaan yang materi publiknya secara menonjol menampilkan Trump. Meskipun mantan presiden tersebut belum mengonfirmasi kepemilikan saham, nama dan mereknya menjadi pusat pemasaran World Liberty. Perusahaan menyatakan USD1 sepenuhnya didukung oleh Treasury AS dan setara kas, meskipun belum ada audit independen yang dipublikasikan.

Acara olahraga yang diadakan di Gedung Putih biasanya menghindari dukungan komersial eksplisit, apalagi token kripto. Penggunaan USD1 untuk bonus petarung mengaburkan batas antara tontonan yang diselenggarakan pemerintah dan promosi bisnis swasta.

Stablecoin yang terkait Trump belum menjadi nama yang dikenal luas. Namun, ditampilkan dalam acara di Gedung Putih — meskipun secara teknis merupakan promosi swasta — memberinya eksposur yang tidak pernah didapatkan sebagian besar stablecoin. Regulator telah mengawasi penerbit stablecoin, terutama yang memiliki hubungan politik. Pemerintahan Biden telah mendorong pengawasan yang lebih ketat terhadap token yang dipatok dolar, dan setiap pendatang baru yang didukung oleh tokoh kontroversial kemungkinan akan menarik perhatian ekstra.

Keputusan UFC juga menimbulkan pertanyaan tentang kompensasi petarung. Apakah petarung diberi pilihan untuk dibayar dalam USD1 atau promosi mewajibkannya? Fakta tidak menyebutkannya. Tidak ada pihak yang terlibat yang mengatakannya.

Waktunya tidak tepat. Bulan lalu saja, proyek kripto lain yang terkait Trump menghadapi gugatan class action atas dugaan misrepresentasi. World Liberty Financial belum digugat, tetapi hubungan itu tidak menguntungkannya.

Baik UFC maupun World Liberty Financial belum mengumumkan apakah pembayaran USD1 akan menjadi standar di acara mendatang. Gedung Putih belum berkomentar apakah mereka mengizinkan penggunaan token tersebut. Untuk saat ini, para petarung yang membawa pulang bonus USD1 memiliki pilihan: menahan stablecoin sebagai bentuk dukungan, menukarnya dengan dolar, atau menunggu dan melihat apakah ia tetap mematok nilainya. Pertanyaan apakah merek Trump dapat mempertahankan stablecoin di tengah hambatan regulasi masih terbuka lebar.