Loading market data...

Harga Minyak AS Tembus $85 karena Ketegangan Iran Picu Reli

Harga Minyak AS Tembus $85 karena Ketegangan Iran Picu Reli

Harga minyak mentah AS melonjak melewati $85 per barel minggu ini karena konflik yang meningkat dengan Iran mengguncang pasar energi global. Reli ini mendorong harga ke level tertinggi dalam beberapa bulan, dengan para pedagang bersiap menghadapi potensi gangguan pasokan dari Timur Tengah.

Faktor Iran

Lonjakan harga ini berasal langsung dari meningkatnya risiko geopolitik. Iran, produsen minyak utama, menjadi pusat ketegangan yang mengancam untuk menghentikan aliran minyak mentah melalui Selat Hormuz, titik kritis bagi pengiriman minyak global. Meskipun belum ada pasokan yang terputus, pasar sudah memperhitungkan kemungkinan gangguan, mendorong harga acuan lebih tinggi.

Peluang 16% untuk Rekor

Perkiraan sekarang memberikan minyak mentah probabilitas 16% untuk mencapai rekor tertinggi baru pada 31 Desember. Itu berarti harga melampaui rekor sebelumnya, yang terjadi pada 2008 ketika minyak sempat diperdagangkan di atas $145 per barel. Prediksi ini didasarkan pada dinamika pasar saat ini dan lintasan konflik Iran, meskipun kemungkinannya masih rendah.

Untuk saat ini, reli telah mendorong harga minyak AS di atas $85, level yang tidak terlihat sejak tahun lalu. Pertanyaannya adalah apakah konflik akan meningkat atau mereda, menentukan apakah probabilitas 16% itu menjadi kenyataan sebelum tahun berakhir.