UEFA melaporkan lonjakan jumlah penonton Liga Champions Wanita sebesar 164%, menjadi tanda terbaru bahwa kompetisi ini menarik perhatian audiens global yang lebih luas. Angka tersebut mencakup musim terbaru dan menandai lonjakan tajam dari tahun-tahun sebelumnya, menurut badan pengatur sepak bola Eropa tersebut.
Lonjakan jumlah penonton
Kenaikan ini tidak terjadi secara bertahap. UEFA menyatakan total penonton siaran dan digital naik lebih dari satu setengah kali lipat dibandingkan siklus sebelumnya. Organisasi tersebut tidak merilis angka dasar, tetapi persentase kenaikan saja sudah menunjukkan pertumbuhan minat yang pesat.
Apa yang dicerminkan oleh angka-angka tersebut
Lonjakan ini terjadi seiring dengan semakin konsistennya liputan televisi dan opsi streaming digital untuk sepak bola klub wanita. Meskipun UEFA tidak merinci data berdasarkan pasar atau platform, tren keseluruhan sejalan dengan indikator lain yang menunjukkan meningkatnya permintaan terhadap olahraga ini.
Final Liga Champions Wanita, yang menarik puluhan ribu penonton ke stadion, juga mencatat angka yang lebih tinggi secara daring. Namun, jumlah penonton sepanjang musim menunjukkan bahwa daya tariknya melampaui pertandingan juara.
Permintaan global yang terus meningkat
Laporan UEFA menyebutkan kenaikan 164% sebagai bukti pergeseran yang lebih luas. Organisasi tersebut telah berinvestasi dalam struktur dan pemasaran turnamen dalam beberapa tahun terakhir, tetapi angka penonton berbicara sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa audiens tidak hanya merespons acara-acara unggulan, tetapi juga kompetisi secara keseluruhan.
Lonjakan ini kemungkinan akan memperkuat seruan untuk investasi lebih besar dalam sepak bola wanita dari penyiar dan sponsor. Untuk saat ini, data tersebut memberikan tolok ukur yang jelas: Liga Champions Wanita telah mencapai skala yang tidak terbayangkan hanya beberapa musim lalu.
Lonjakan 164% ini menjadi ukuran terbaru — dan paling konkret — dari jangkauan kompetisi yang semakin meluas.




