Menteri Luar Negeri Marco Rubio menjatuhkan sanksi pada perusahaan China pekan ini, menuduh mereka memasok citra satelit ke Iran. Langkah yang diumumkan pada Kamis ini dapat semakin memperburuk hubungan AS-China dan berdampak pada rantai pasok global—dan para pedagang kripto sudah mengawasi dampaknya.
Sasaran sanksi
Departemen Keuangan menyebutkan beberapa perusahaan China yang terlibat dalam penjualan atau transfer data satelit ke entitas Iran. Pejabat mengatakan citra tersebut membantu Teheran meningkatkan kemampuan pengawasan dan penargetan. Sanksi membekukan aset perusahaan tersebut yang terkait dengan AS dan melarang warga Amerika berbisnis dengan mereka.
Guncangan geopolitik memiliki sejarah dalam menggerakkan harga aset digital—kadang sebagai lindung nilai, kadang sebagai pemicu penghindaran risiko. Dengan ketegangan AS-China yang sudah tinggi terkait perdagangan dan teknologi, eskalasi terbaru ini menambah ketidakpastian. Pasar kripto, yang berdagang 24 jam, sering bereaksi lebih cepat daripada pasar tradisional terhadap berita semacam itu. Gangguan apa pun pada rantai pasok global juga dapat memengaruhi perangkat keras penambangan dan likuiditas stablecoin yang terkait dengan pusat manufaktur Asia.
Apa yang terjadi selanjutnya
Sanksi berlaku segera. Perusahaan China yang terkena dampak memiliki waktu 30 hari untuk menantang penetapan tersebut. Sementara itu, Beijing belum mengeluarkan tanggapan resmi, meskipun media pemerintah telah mengkritik langkah tersebut sebagai 'pemaksaan ekonomi'. Pedagang harus memperhatikan tindakan balasan apa pun—China dapat menargetkan perusahaan kripto AS atau membatasi akses ke komponen penting yang digunakan dalam rig penambangan.




