Joi AI merekrut 10 orang untuk menjadi 'konsultan masturbasi' bagi fitur masturbasi baru yang dipandu AI. Peran ini dibayar $2.000 per bulan. Para konsultan akan menguji fitur tersebut dan melaporkan bagaimana pengaruhnya terhadap stres, tidur, suasana hati, dan kepercayaan diri mereka.
Pekerjaan senilai $2.000 per bulan
Perusahaan mencari individu untuk memberikan umpan balik tentang kinerja alat dan dampaknya terhadap kesejahteraan sehari-hari. Setiap konsultan akan dibayar dengan biaya tetap bulanan. Joi AI belum menentukan jam kerja yang diperlukan atau berapa lama pengujian akan berlangsung.
Apa yang akan diukur oleh konsultan
Para penguji tidak hanya mengevaluasi teknologi — mereka melacak empat metrik pribadi: tingkat stres, kualitas tidur, perubahan suasana hati, dan kepercayaan diri. Perusahaan ingin melihat apakah fitur yang dipandu AI memengaruhi area-area ini. Data tersebut kemungkinan akan membentuk bagaimana Joi AI menyempurnakan produk sebelum dirilis secara lebih luas.
Jenis pengujian ini berada di persimpangan antara kesehatan seksual dan kecerdasan buatan. Meskipun perusahaan teknologi dewasa telah lama menggunakan umpan balik pengguna, mempekerjakan konsultan khusus untuk mencatat hasil fisiologis dan emosional masih jarang dilakukan. Eksperimen ini dapat menjadi contoh bagaimana produk AI intim divalidasi.
Perusahaan belum mengumumkan tanggal peluncuran publik untuk fitur masturbasi yang dipandu AI. Apakah temuan para konsultan akan mengarah pada peluncuran yang lebih luas — atau mengungkap masalah yang mengirim fitur kembali ke pengembangan — masih menjadi pertanyaan terbuka.




