Loading market data...

k-ID Kumpulkan $50Juta untuk Membangun Platform Kepatuhan Global demi Keamanan Anak Daring

k-ID Kumpulkan $50Juta untuk Membangun Platform Kepatuhan Global demi Keamanan Anak Daring

K-ID, sebuah perusahaan rintisan yang dipimpin oleh mantan pengacara Kieran Donovan, telah mengumpulkan pendanaan sebesar $50 juta untuk mengembangkan platform kepatuhan global yang bertujuan melindungi anak-anak di ruang digital. Perusahaan berencana menggunakan modal tersebut untuk membangun alat yang membantu platform daring menavigasi peraturan keselamatan anak yang berbeda-beda di berbagai negara.

Mengapa kepatuhan keselamatan anak menjadi masalah besar bagi platform

Layanan daring yang menampung anak di bawah umur menghadapi lanskap regulasi yang semakin kompleks. Mulai dari Age Appropriate Design Code di Inggris hingga Children's Online Privacy Protection Act di AS dan aturan serupa di Eropa dan Asia, perusahaan harus mematuhi undang-undang yang sering kali bertentangan atau tumpang tindih. Platform k-ID dirancang untuk mengotomatiskan pemeriksaan kepatuhan, memungkinkan platform beradaptasi dengan aturan lokal tanpa harus membangun solusi khusus untuk setiap yurisdiksi.

Donovan, yang menghabiskan waktu bertahun-tahun dalam praktik hukum sebelum beralih ke teknologi, mengatakan pendanaan ini akan mempercepat pengembangan produk dan perekrutan. Perusahaan belum mengungkapkan investor mana yang memimpin putaran ini, tetapi besarnya penggalangan dana menunjukkan permintaan yang kuat untuk alat yang menangani keselamatan anak secara luas.

Siapa di balik k-ID

Kieran Donovan mendirikan k-ID setelah bekerja sebagai pengacara yang berspesialisasi dalam regulasi internet dan hak-hak anak. Ia menyadari bahwa banyak perusahaan rintisan dan bahkan perusahaan teknologi besar kesulitan mengikuti perubahan persyaratan untuk verifikasi usia, penanganan data, dan moderasi konten. Platform ini bertujuan mengubah kewajiban hukum tersebut menjadi kode, memungkinkan perusahaan menerapkan fitur keselamatan yang menyesuaikan dengan lokasi dan usia pengguna.

Putaran pendanaan ini terjadi saat regulator di seluruh dunia meningkatkan penegakan hukum. Pada tahun 2023, Kantor Komisioner Informasi Inggris mengeluarkan beberapa denda terkait pelanggaran data anak, dan Uni Eropa sedang menyelesaikan ketentuan Undang-Undang Layanan Digital untuk anak di bawah umur. Tawaran k-ID adalah bahwa kepatuhan proaktif lebih baik daripada hukuman reaktif.

Apa yang akan dibeli dengan $50 juta

Perusahaan mengatakan uang tersebut akan digunakan untuk memperluas tim teknik, membangun pustaka aturan kepatuhan regional, dan mengintegrasikan lebih banyak platform. Sistem k-ID bekerja dengan cara terhubung ke infrastruktur platform yang sudah ada, memeriksa usia pengguna, status persetujuan, dan hukum regional, lalu menerapkan perlindungan yang tepat — seperti membatasi fitur tertentu atau menyesuaikan pengaturan privasi.

Donovan menekankan bahwa tujuannya bukan hanya menghindari denda tetapi menciptakan pengalaman yang lebih aman bagi anak-anak. Platform ini juga dapat membantu pengembang merancang game dan aplikasi sosial yang sesuai untuk khalayak yang lebih muda sejak awal, daripada menambahkan fitur keselamatan setelah jadi.

Perusahaan belum merilis jadwal kapan platform lengkap akan tersedia, tetapi pendanaan ini menunjukkan kemungkinan percepatan. Saat ini, k-ID bekerja dengan sekelompok kecil penguji beta, termasuk perusahaan game dan perusahaan rintisan media sosial.