Emirates NBD telah mulai menawarkan pembayaran dolar AS lintas batas secara real-time menggunakan teknologi blockchain, dengan memanfaatkan jaringan Partori dan penyelesaian melalui JPMorgan. Langkah ini menjadikannya lembaga keuangan pertama di kawasan MENAT yang menyediakan transfer USD berbasis blockchain.
Penyelesaian instan melalui JPMorgan
Layanan baru bank ini memungkinkan nasabah mengirim USD ke luar negeri dengan penyelesaian yang terjadi secara instan. Ini merupakan perubahan besar dari transfer kawat tradisional yang bisa memakan waktu satu hingga tiga hari kerja. JPMorgan menangani penyelesaian akhir, sehingga dana langsung masuk ke rekening penerima hampir seketika.
Pertama di kawasan
Emirates NBD adalah bank pertama di kawasan Timur Tengah, Afrika Utara, dan Turki yang menawarkan pembayaran USD berbasis blockchain semacam ini. Kawasan ini sebelumnya lebih lambat dibanding Asia atau Eropa dalam mengadopsi jalur lintas batas real-time, sehingga langkah ini menempatkan bank yang berbasis di Dubai ini di depan para pesaingnya. Hal ini juga menandakan bahwa bank-bank besar di kawasan kini bersedia menerapkan blockchain untuk aliran pembayaran inti, bukan hanya proyek percontohan.
Jaringan Partori
Pembayaran dilakukan melalui Partori, sebuah jaringan berbasis blockchain yang dirancang untuk transaksi lintas batas. Partori bukanlah nama yang setenar Ripple atau SWIFT, namun secara perlahan telah membangun adopsi institusional. Dengan terhubung ke Partori, Emirates NBD mendapatkan buku besar berizin yang dapat menangani kepatuhan dan penyelesaian tanpa hambatan rantai perbankan koresponden. Peran JPMorgan sebagai bank penyelesaian menambah lapisan kepercayaan bagi regulator dan klien korporat.
Waktu peluncuran ini bukanlah kebetulan. Volume pembayaran lintas batas di Teluk terus meningkat seiring pertumbuhan perdagangan dan arus remitansi. Bank-bank berada di bawah tekanan untuk menawarkan opsi yang lebih cepat dan lebih murah. Langkah Emirates NBD memberinya produk yang dapat ditawarkan kepada bendahara perusahaan dan individu dengan kekayaan bersih tinggi yang sering memindahkan dana dalam jumlah besar.
Belum ada informasi apakah bank berencana memperluas layanan ini ke mata uang lain atau ke nasabah ritel. Untuk saat ini, fokusnya adalah pada USD — mata uang dominan untuk perdagangan di kawasan ini.




