Nvidia dan Google telah meminta persetujuan pemerintah Israel untuk membayar pajak perusahaan dalam dolar AS, bukan shekel. Langkah ini menyusul penguatan shekel Israel sekitar 20% terhadap dolar. Jika disetujui, pengaturan ini dapat menjadi preseden yang memengaruhi kedaulatan fiskal Israel dan strategi pajak multinasional global.
Pendorong Pergeseran Mata Uang
Keuntungan tajam shekel mendorong kedua perusahaan untuk mengajukan permintaan resmi. Nvidia dan Google ingin pembayaran pajak sesuai dengan mata uang pendapatan utama mereka. Ini bukan spontan—penguatan telah terjadi secara stabil selama beberapa bulan terakhir. Perusahaan melihat pembayaran dolar sebagai hal yang diperlukan untuk mengelola volatilitas nilai tukar dalam operasi mereka.
Implikasi Fiskal
Sistem pajak Israel saat ini mewajibkan pembayaran shekel untuk semua kewajiban pajak domestik. Memberikan pengecualian ini akan menandai perubahan signifikan dalam cara perusahaan multinasional berinteraksi dengan kas negara. Perubahan ini dapat mendorong permintaan serupa dari perusahaan teknologi lain yang beroperasi di Israel. Hal ini juga dapat mempersulit kemampuan Israel untuk mengelola pendapatan pajak dalam mata uang lokal selama fluktuasi pasar di masa depan.
Efek Domino Global
Negara lain dengan ekonomi yang padat teknologi mungkin menghadapi tekanan serupa jika permintaan ini berhasil. Sistem pajak global dirancang untuk pengumpulan mata uang lokal. Terobosan di sini dapat memicu permintaan paralel di Eropa dan Asia di mana nilai mata uang berubah dengan cepat. Pengacara pajak internasional mencatat bahwa hal ini dapat mempercepat tren menuju pembayaran dalam denominasi dolar di pasar negara berkembang.
Keputusan Pemerintah Menunggu
Pejabat keuangan Israel sedang meninjau kedua aplikasi tanpa komentar publik. Perwakilan Departemen Keuangan menolak memberikan jadwal pasti untuk keputusan tersebut. Undang-undang pajak saat ini mewajibkan semua pembayaran dalam shekel hingga direvisi. Nvidia dan Google terus membayar pajak triwulanan dalam mata uang lokal sambil menunggu putusan pemerintah.




