Pemegang saham ASX bersiap untuk menuntut mantan direktur atas proyek blockchain yang ditinggalkan bursa, yang dimaksudkan untuk menggantikan sistem kliring CHESS. Bursa telah mengakui bahwa mereka menyesatkan pasar mengenai kelayakan proyek tersebut. Tindakan hukum ini menambah pertanyaan tata kelola yang semakin banyak di bursa Australia.
Perombakan CHESS yang gagal
Proyek ini adalah perombakan berbasis blockchain dari CHESS, sistem yang membersihkan dan menyelesaikan transaksi di ASX. Proyek ini dimaksudkan untuk memodernisasi infrastruktur pasar Australia, tetapi dihentikan setelah bertahun-tahun bekerja. Kegagalan ini telah menjadi noda hitam pada reputasi bursa.
Pengakuan menyesatkan pasar
ASX telah mengakui bahwa mereka menyesatkan pasar tentang kemajuan proyek. Pengakuan itu menjadi inti dari gugatan yang direncanakan, yang berargumen bahwa mantan direktur melanggar tugas mereka. Tim hukum pemegang saham mengatakan para direktur tahu proyek tersebut bermasalah tetapi tidak memberi tahu investor.
Pengawasan tata kelola
Kegagalan tersebut telah memperbarui pengawasan tata kelola bursa. Pertanyaan diajukan tentang bagaimana proyek itu dikelola dan mengapa dibiarkan berlanjut begitu lama. Gugatan yang direncanakan adalah yang terbaru dari serangkaian tantangan tata kelola bagi bursa.
Gugatan masih dalam tahap perencanaan, tetapi ini menandai babak baru dalam dampak dari proyek yang gagal tersebut.




