Angka-angka
PDB kuartal kedua mencapai 4,3%, pembacaan terlemah sejak lockdown era pandemi tahun 2022. Beijing telah menetapkan rentang target tahunan sebesar 4,5% hingga 5% — target paling tidak ambisius dalam beberapa dekade, menandakan bahwa para pembuat kebijakan sendiri memperkirakan pemulihan yang lebih lambat. Melesetnya target berarti perekonomian kini berjalan di bawah bahkan standar yang lebih rendah itu. Biro Statistik Nasional tidak memberikan penyebab spesifik perlambatan, namun kelemahan sektor properti yang terus berlanjut dan tekanan deflasi telah membebani aktivitas ekonomi.
📊 Cuplikan Data Pasar
Melesetnya PDB menambah kekhawatiran pertumbuhan global yang telah mendorong sentimen kripto ke ketakutan ekstrem — Indeks Fear & Greed berada di 25. Bitcoin naik 3,5% selama 24 jam terakhir menjadi $64.617, namun pergerakan ini tampak rapuh. Meleset seperti ini biasanya memicu risk-off di semua pasar, dan korelasi kripto dengan ekuitas masih tinggi. Namun demikian, level ketakutan ekstrem secara historis mendahului reli tajam. Melesetnya target juga meningkatkan peluang stimulus dari Beijing — pemotongan suku bunga atau dukungan properti — yang dapat meningkatkan likuiditas global dan secara tidak langsung menguntungkan aset langka seperti Bitcoin. Untuk saat ini, hambatan makro masih nyata.
Semua mata tertuju pada Beijing untuk respons kebijakan. Para trader akan memantau pengumuman pelonggaran fiskal atau moneter dalam beberapa hari ke depan. Ujian besar berikutnya bagi pasar adalah lang




