Loading market data...

Aset Platform Robinhood Capai $377 Miliar, Melampaui Pasar Stablecoin Global dan RWA

Aset Platform Robinhood Capai $377 Miliar, Melampaui Pasar Stablecoin Global dan RWA

Aset platform Robinhood mencapai $377 miliar per Mei 2026, angka yang kini melampaui nilai gabungan seluruh stablecoin dan aset dunia nyata yang ditokenisasi (RWA) yang beredar di seluruh dunia. Tonggak sejarah ini menunjukkan seberapa jauh aplikasi perdagangan ini telah berkembang dari akarnya sebagai platform saham tanpa komisi — dan seberapa besar nilai yang kini tersimpan dalam satu ekosistem pialang.

Tolok Ukur $308 Miliar

Pasar gabungan stablecoin dan RWA yang ditokenisasi berada di sekitar $308 miliar, menurut data terbaru yang tersedia. Artinya, aset platform Robinhood — campuran uang tunai nasabah, saham, ETF, kripto, dan kepemilikan lainnya — sekitar 22% lebih besar dari seluruh alam semesta aset yang ditokenisasi. Stablecoin saja, seperti USDT dan USDC, mencakup sebagian besar dari $308 miliar tersebut, sementara RWA yang ditokenisasi — seperti real estat, obligasi, dan komoditas yang direpresentasikan di blockchain — menyumbang porsi yang lebih kecil.

Robinhood tidak merinci secara pasti berapa banyak dari $377 miliar tersebut yang berupa kripto versus sekuritas tradisional, namun perusahaan terus memperluas penawaran kriptonya. Platform ini kini mendukung lebih dari selusin aset digital dan baru-baru ini menambahkan perdagangan margin untuk kripto tertentu.

Apa Artinya bagi Aset yang Ditokenisasi

Perbandingan ini tidak sepenuhnya setara. Aset platform Robinhood mencakup simpanan nasabah yang belum tentu ditokenisasi — sebagian besar masih berupa dolar biasa dan sekuritas. Sebaliknya, aset yang ditokenisasi adalah representasi digital dari nilai di blockchain. Namun, fakta bahwa satu perantara fintech menyimpan lebih banyak nilai daripada seluruh ekonomi token yang terdesentralisasi menyoroti kesenjangan antara keuangan tradisional dan dunia asli kripto.

Beberapa analis menunjuk angka ini sebagai bukti bahwa adopsi arus utama aset yang ditokenisasi masih terbatas. Yang lain melihatnya sebagai tanda bahwa platform seperti Robinhood pada akhirnya dapat menjembatani kedua dunia — jika mereka memilih untuk menawarkan lebih banyak produk yang ditokenisasi. Robinhood belum mengumumkan rencana untuk meluncurkan stablecoin atau dana yang ditokenisasi sendiri, namun perusahaan telah merekrut untuk peran terkait blockchain.

Angka $377 miliar mencakup aset yang disimpan di akun pialang, kripto, dan manajemen kas Robinhood. Angka tersebut tidak termasuk aset yang disimpan oleh mitra kliring Robinhood, Robinhood Securities, atau aset yang dititipkan di tempat lain.

Untuk saat ini, perbandingan ini menjadi gambaran betapa banyak nilai yang masih mengalir melalui perantara tradisional — dan seberapa jauh ekonomi yang ditokenisasi harus melangkah sebelum bisa menyaingi bahkan satu platform arus utama.