Harga Bitcoin melonjak melewati $80.000 pada hari Jumat, memicu serangkaian pembelian paksa yang melikuidasi sekitar $300 juta dalam posisi short di berbagai bursa utama. Pergerakan ini terjadi tanpa katalis yang jelas — hanya kenaikan tajam dan cepat yang membuat para bear leveraged tidak siap.
Likuidasi Menumpuk
Angka $300 juta tersebut mencakup posisi yang dibuka di platform derivatif seperti Binance, Bybit, dan OKX. Sebagian besar kerugian menimpa trader yang bertaruh melawan BTC dalam beberapa jam sebelum lonjakan. Likuidasi terjadi ketika bursa secara otomatis menutup posisi leverage karena jaminan trader tidak lagi dapat menutupi kerugian. Peristiwa hari Jumat terkonsentrasi dalam 30 menit setelah harga menembus $79.500, menurut data dari Coinglass. Sebagian besar short squeeze terjadi pada kontrak perpetual swap — cara paling populer untuk berspekulasi pada Bitcoin dengan leverage.
Tidak Ada Pemicu Tunggal
Tidak ada berita utama yang bisa dikaitkan dengan reli ini. Tidak ada pengajuan regulasi, tidak ada pengumuman perusahaan, tidak ada peretasan bursa. Ini tampak seperti breakout sederhana: Bitcoin telah diperdagangkan dalam kisaran sempit di dekat $76.000 selama sebagian besar minggu. Begitu menembus $78.000, stop-loss order dan short-covering mulai berlaku, mempercepat pergerakan. Kurangnya pemicu yang jelas membuat trader sulit menebak apakah reli ini akan berlanjut atau akan mereda secepat itu. Yang jelas adalah pasar masih rentan terhadap squeeze yang keras setiap kali harga menembus level resistensi terdekat.
Untuk saat ini, open interest di futures Bitcoin masih tinggi, artinya posisi leverage di kedua sisi masih cukup besar. Jika harga bertahan di atas $80.000, lebih banyak posisi short mungkin akan dipaksa untuk ditutup. Jika harga turun kembali, dinamika yang sama bisa berbalik melawan posisi long. Beberapa sesi ke depan akan menunjukkan apakah ini adalah shakeout satu hari atau awal dari kenaikan baru.



