CEO Coinbase Brian Armstrong mengatakan minggu ini bahwa industri kripto sedang berada di tengah “pergeseran generasi,” dengan ekonomi on-chain mencapai “kecepatan lepas landas.” Bursa tersebut mendukung klaim itu dengan data terbaru: peningkatan sepuluh kali lipat dalam volume transaksi stablecoin Base dan meningkatnya penggunaan USDC.
Volume stablecoin Base melonjak 10x
Jaringan Base milik Coinbase memproses sepuluh kali lebih banyak transaksi stablecoin pada kuartal pertama tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya, menurut angka yang dirilis perusahaan bersamaan dengan pernyataan Armstrong. Lonjakan ini mencerminkan adopsi USDC yang lebih luas di rantai lapis-2, yang telah menjadi pusat untuk transfer biaya rendah dan aktivitas DeFi.
Apa yang Armstrong lihat mendorong pergeseran ini
Berbicara di sebuah acara investor, Armstrong menunjuk tiga area yang mendorong industri ke depan: keuangan on-chain, aktivitas stablecoin, dan pembayaran berbasis AI. Ia menggambarkan momen ini sebagai titik balik di mana kripto bergerak melampaui spekulasi menuju penggunaan ekonomi nyata. Meningkatnya penggunaan USDC yang dilaporkan Coinbase sejalan dengan pandangan itu, menunjukkan bahwa lebih banyak pengguna bertransaksi dalam stablecoin untuk keperluan sehari-hari daripada sekadar perdagangan.
Armstrong tidak memberikan jadwal spesifik kapan pergeseran ini akan sepenuhnya terjadi, tetapi data dari Base menunjukkan bahwa pergeseran itu sudah berlangsung. Bursa tersebut bertaruh bahwa sistem pembayaran bertenaga AI akan membawa gelombang baru pengguna ke rel on-chain.




