CEO Ripple Brad Garlinghouse menafsirkan postingan media sosial Presiden Donald Trump pada 27 Mei sebagai sinyal bahwa kebijakan AS terhadap aset digital sedang membuka peluang. Pernyataan ini muncul saat para pembuat kebijakan terus mendiskusikan aturan federal yang lebih jelas untuk kripto, dengan XRP masih berada di tengah perbincangan yang lebih luas tersebut.
Penafsiran Garlinghouse terhadap Postingan
Garlinghouse memandang pesan presiden tersebut sebagai titik balik potensial dalam regulasi aset digital. Ia tidak merinci isi postingan Trump, tetapi menggambarkannya sebagai indikasi bahwa pemerintahan tersebut mungkin sedang beralih ke sikap yang lebih terbuka. Komentar CEO tersebut menambah keyakinan yang semakin kuat di kalangan sebagian pemain industri bahwa lanskap regulasi dapat berubah dalam beberapa bulan mendatang.
Posisi XRP dalam Perdebatan
XRP, token yang terkait dengan Ripple, tetap menjadi bagian sentral dalam diskusi mengenai cara klasifikasi dan regulasi aset digital. Meskipun perusahaan telah menghadapi tantangan hukum terkait apakah XRP merupakan sekuritas, dorongan yang lebih luas untuk kejelasan federal dapat membentuk ulang aturan untuk semua token. Para pembuat kebijakan sedang mempertimbangkan rancangan undang-undang yang akan menentukan lembaga mana yang mengawasi aset digital, keputusan yang secara langsung memengaruhi XRP dan posisi pasarnya.
Saat ini, industri sedang memantau langkah konkret apa pun dari Gedung Putih atau Kongres. Penafsiran Garlinghouse terhadap postingan Trump menunjukkan bahwa ia melihat kesempatan untuk perubahan kebijakan yang dapat menguntungkan Ripple dan perusahaan kripto lainnya. Apakah kesempatan tersebut terbuka tergantung pada langkah selanjutnya dari regulator dan anggota legislatif.




