Pedagang menarik 204 miliar token SHIB dari bursa dalam satu hari — lonjakan 3,6% dari arus keluar hari sebelumnya. Langkah ini terjadi saat netflow bursa tetap negatif, artinya lebih banyak token yang keluar daripada masuk. Bagi pemegang, ini sering menandakan pergeseran ke arah kustodi sendiri daripada terburu-buru menjual.
Mengapa arus keluar ini penting
Penarikan berkelanjutan dari dompet bursa biasanya diartikan sebagai investor yang memindahkan aset ke cold storage atau dompet pribadi. Mereka tidak bersiap untuk obral besar-besaran. 204 miliar SHIB yang dipindahkan dalam 24 jam menambah pola yang telah berlangsung selama beberapa hari. Cadangan bursa turun 0,25% menjadi 80,32 triliun SHIB, penurunan kecil namun signifikan jika digabungkan dengan netflow yang konsisten negatif.
Beberapa analis melihat ini sebagai tanda bahwa tekanan turun pada harga mulai kehilangan kekuatan. Jika permintaan spot dapat bertahan sementara pasokan di bursa menyusut, logikanya, sisi penjual mungkin kehabisan tenaga.
Pasar futures menunjukkan kehati-hatian
Sisi futures menceritakan kisah yang sedikit berbeda. Dalam rentang 24 jam yang sama, arus keluar futures mencapai $5,6 juta, melampaui arus masuk sebesar $4,74 juta. Penarikan bersih sebesar 156,56 miliar SHIB dari pasar futures ini sejalan dengan open interest yang turun 6% menjadi hanya di atas $49 juta. Volume perdagangan futures turun 0,88% menjadi $78,6 juta.
Jadi, sementara trader spot menarik token dari bursa, trader futures menarik kembali modal. Penurunan open interest menunjukkan bahwa lebih sedikit posisi leverage yang dibuka. Ini belum tentu bearish — bisa berarti trader menunggu arah yang lebih jelas.
Harga tetap datar meskipun ada permintaan
Harga SHIB tidak banyak bergerak. Harga diperdagangkan dalam kisaran 2% selama empat hari berturut-turut, berada di $0,00000553 dengan hampir tidak ada perubahan dalam 24 jam terakhir. Volume perdagangan spot naik 18% menjadi hampir $12 juta selama periode yang sama, tetapi itu belum berdampak pada pergerakan harga.
Kombinasi volume spot yang lebih tinggi dan cadangan bursa yang menurun bisa menjadi pengaturan bullish — jika permintaan terus berlanjut dan pasokan di bursa terus menyusut, harga memiliki ruang untuk naik. Namun sejauh ini, belum terjadi. Pertanyaan yang menggantung di pasar adalah apakah stagnasi saat ini adalah jeda atau batas atas.




