Coinbase bermitra dengan pemroses pembayaran Checkout.com untuk memungkinkan merchant perusahaan menerima pembayaran stablecoin melalui pengaturan checkout yang sudah ada. Kesepakatan yang diumumkan pada 2 Juni ini membuka USDC dan USDT sebagai opsi pembayaran bagi lebih dari 1.000 merchant yang menggunakan platform Checkout.com, dengan penyelesaian dalam dolar AS.
Cara kerja integrasi
Merchant tidak perlu membangun infrastruktur baru. Checkout.com secara otomatis menangani konversi dari stablecoin ke fiat saat penyelesaian. Artinya, pembeli yang membayar dengan USDC atau USDT akan melihat kripto mereka melalui alur checkout yang sama seperti transaksi kartu kredit, sementara merchant menerima dolar di rekening bank mereka. Coinbase menyediakan likuiditas backend dan kustodian untuk stablecoin tersebut.
Mengapa merchant mulai melirik
Pembayaran stablecoin menghilangkan volatilitas yang selama ini membuat kripto tidak cocok untuk perdagangan sehari-hari. Merchant yang menerima Bitcoin atau Ether pada tahun 2021 bisa melihat nilainya turun 10% sebelum sempat melakukan penyelesaian. USDC dan USDT dipatok ke dolar, sehingga risikonya minimal. Kemitraan ini juga memanfaatkan basis pengguna kripto yang terus bertambah, yang memegang stablecoin dan ingin membelanjakannya secara langsung, tanpa perlu mengonversi ke fiat terlebih dahulu.
Waktu peluncuran ini penting. Pasokan stablecoin terus meningkat sejak awal 2024, namun kasus penggunaan pembayaran masih tertinggal dibandingkan aktivitas perdagangan dan DeFi. Dengan terintegrasi ke pemroses yang sudah digunakan oleh pengecer online besar dan layanan berlangganan, Coinbase bertaruh bahwa mengurangi hambatan bagi merchant akan membuka lebih banyak pengeluaran di dunia nyata.
Apa yang dibawa Checkout.com
Checkout.com memproses pembayaran untuk perusahaan seperti Netflix, Pizza Hut, dan Samsung. Dengan adanya penerimaan stablecoin di dalam platform yang sudah menangani miliaran transaksi, merchant dapat mencoba pembayaran kripto tanpa perlu integrasi terpisah atau perubahan kepatuhan. Pemroses ini juga menangani pemeriksaan anti pencucian uang dan penyaringan penipuan di sisi stablecoin, sehingga mengurangi beban bagi merchant.
Dorongan stablecoin yang lebih besar
Coinbase terus memperluas lengan pembayarannya di luar bisnis bursa aslinya. Perusahaan ini telah meluncurkan kartu pembayaran sendiri dan berintegrasi dengan Apple Pay dan Google Pay. Kesepakatan dengan Checkout.com adalah langkah stablecoin sisi merchant pertama yang signifikan bagi bursa ini, dan terjadi saat regulator di AS dan Eropa semakin mendekati aturan stablecoin yang jelas.
Apakah merchant akan melihat permintaan yang cukup untuk menjadikan fitur ini lebih dari sekadar centang, masih menjadi pertanyaan terbuka. Checkout.com belum mengungkapkan berapa banyak merchant yang telah mengaktifkan opsi ini, dan Coinbase tidak mengungkapkan bagi hasil biaya transaksi. Kemitraan ini kemungkinan akan diuji dalam beberapa bulan mendatang menjelang musim belanja liburan.




