Mata uang kripto mengalami tekanan pada hari Jumat seiring gelombang sentimen menghindari risiko yang melanda pasar global. Ether jatuh dua kali lipat dari Bitcoin, sementara token HYPE turun 10% saat perdagangan chip terurai. Indeks Nikkei Jepang mencatat sesi terburuknya sejak Maret, menunjukkan luasnya aksi jual.
Ether memimpin penurunan
Ether menjadi yang paling terpukul di antara mata uang kripto utama pada hari Jumat, turun dua kali lipat dari Bitcoin. Meskipun turun tajam, Ether adalah satu-satunya kripto utama yang masih mencatat kenaikan mingguan — meski tipis. Hal ini menyoroti rasio ETH/BTC, yang telah menjadi metrik kunci bagi para trader yang memantau kekuatan relatif.
Hari terburuk Nikkei sejak Maret
Indeks Nikkei 225 Jepang mencatat penurunan terbesar dalam empat bulan, menambah tekanan pada aset berisiko. Penurunan ini terjadi saat pasar global bereaksi terhadap perubahan sentimen, dengan saham teknologi dan pertumbuhan memimpin pelemahan. Jatuhnya Nikkei merupakan yang terburuk sejak Maret, mengingatkan betapa cepatnya momentum bisa berbalik.
HYPE terjebak dalam pembalikan sektor chip
Token HYPE turun 10% pada hari Jumat, dengan pergerakan ini terkait dengan pembalikan perdagangan chip. Token ini memiliki korelasi erat dengan saham semikonduktor dalam beberapa bulan terakhir, dan penurunan saham produsen chip pada hari Jumat langsung membebani token tersebut. Aksi jual HYPE melampaui penurunan kripto secara umum, tetapi sebelumnya token ini sempat mengungguli pada awal pekan.
Semua mata akan tertuju pada pembukaan pasar Asia pada hari Senin. Reaksi Nikkei dan apakah Ether dapat mempertahankan kenaikan mingguannya akan menjadi ujian pertama apakah aksi jual ini hanya guncangan satu hari atau sesuatu yang lebih dalam.




