Loading market data...

India Perintahkan GitHub untuk Hapus Repositori Aplikasi Bitchat Milik Jack Dorsey di Tengah Kerusuhan

India Perintahkan GitHub untuk Hapus Repositori Aplikasi Bitchat Milik Jack Dorsey di Tengah Kerusuhan

Otoritas India telah memerintahkan GitHub untuk menghapus repositori Bitchat, aplikasi pesan terenkripsi berbasis Bitcoin yang didirikan oleh Jack Dorsey, di tengah kerusuhan sipil yang sedang berlangsung di negara tersebut. Langkah ini menambah nama terkenal ke dalam daftar platform teknologi yang semakin panjang yang menjadi sasaran regulasi India.

Permintaan penghapusan

GitHub, platform hosting kode milik Microsoft, menerima perintah dari otoritas India untuk menghapus repositori Bitchat. Aplikasi yang menggabungkan enkripsi ujung-ke-ujung dengan mikropembayaran Bitcoin ini telah tersedia sebagai perangkat lunak sumber terbuka di GitHub. Belum jelas apakah platform tersebut telah mematuhi permintaan itu hingga Jumat lalu.

Mengapa aplikasi ini menarik perhatian

Bitchat memposisikan dirinya sebagai alat komunikasi yang tahan sensor. Pengguna dapat mengirim pesan terenkripsi dan memberi tip satu sama lain dalam bitcoin. Kombinasi ini — privasi yang kuat ditambah dengan mata uang kripto bawaan — menjadikannya target alami bagi pemerintah yang khawatir tentang koordinasi terenkripsi selama kerusuhan. Jack Dorsey, mantan CEO Twitter, telah menjadi advokat vokal untuk Bitcoin dan komunikasi terdesentralisasi. Perintah India adalah tindakan pemerintah pertama yang diketahui terhadap aplikasinya.

Apa yang terjadi selanjutnya

Perintah ini menempatkan GitHub dalam posisi sulit yang sudah biasa. Perusahaan telah menghadapi permintaan penghapusan sebelumnya dari pemerintah di seluruh dunia, dan kebijakannya umumnya mengharuskan untuk menghormati hukum setempat. Namun, menghapus kode sumber terbuka dapat memicu penolakan dari pengembang yang mengandalkan platform tersebut untuk kebebasan berekspresi. Untuk saat ini, status repositori Bitchat masih belum pasti. Dorsey belum memberikan komentar publik mengenai perintah tersebut.