Apa yang akan dilakukan CLARITY Act
RUU ini bertujuan untuk menyelesaikan perebutan wilayah yang sudah berlangsung lama antara SEC dan CFTC mengenai lembaga mana yang mengatur token mana. RUU ini akan mendefinisikan sebagian besar mata uang kripto sebagai komoditas di bawah pengawasan CFTC, sambil mempertahankan sebagian token di bawah otoritas SEC jika memenuhi ambang batas desentralisasi tertentu. Tanpa RUU ini, kekosongan regulasi tetap ada — dan ketidakpastian itulah yang dibenci pasar.
Mengapa waktu ini penting
Ini bukan sekadar hambatan prosedural. Kegagalan ini terjadi saat harga kripto sudah berada di bawah tekanan dari hambatan ekonomi makro dan serangkaian tindakan penegakan hukum. Para pembuat undang-undang telah memberi sinyal bahwa kesepakatan bipartisan sudah dekat, tetapi waktu habis sebelum reses Agustus. Sekarang, kemungkinan tercepat RUU ini bisa bergerak adalah September, dan dengan pemilihan paruh waktu yang semakin dekat, jendela untuk kompromi semakin menyempit dengan cepat.
Apa yang terjadi selanjutnya
Dengan Kongres yang macet, SEC diperkirakan akan mengisi kekosongan tersebut. Ketua Gary Gensler telah mengisyaratkan pembuatan aturan tentang bursa kripto dan stablecoin. Kegagalan CLARITY Act kemungkinan memberinya lebih banyak ruang untuk bertindak secara sepihak — sesuatu yang telah diperingatkan oleh kelompok industri dapat menyebabkan tumpang tindih aturan negara bagian dan federal. Sementara itu, CFTC juga dapat meningkatkan pen




