Mengapa langkah Tokyo penting untuk kripto
Kenaikan suku bunga Jepang adalah yang paling tajam dalam beberapa dekade — dan itu tidak terjadi dalam ruang hampa. Bank sentral di seluruh dunia sedang memperketat kebijakan, tetapi pergeseran BOJ signifikan karena Jepang menjadi satu-satunya yang bertahan dengan kebijakan ultra-longgar. Suku bunga yang lebih tinggi di Jepang berarti carry trade yang didanai yen mulai dibongkar, dan itu menghisap likuiditas dari aset berisiko secara global, termasuk kripto. Bitcoin sudah turun selama sebulan terakhir, dan para trader melihat ini sebagai katalis berikutnya.
Skenario aksi jual
Pelaku pasar mengincar penurunan yang akan membawa Bitcoin dari level saat ini — di atas $80.000 — turun ke kisaran $60.000. Itu kira-kira penurunan 26-38% dari level tertinggi baru-baru ini. Level $60.000 sebelumnya telah bertindak sebagai support dan resistance. Jika level itu ditembus, level support berikutnya bisa jauh lebih rendah. Beberapa trader sudah melakukan lindung nilai dengan opsi put atau beralih ke stablecoin.
Apa yang terjadi sekarang
BOJ telah memberi sinyal bahwa ini mungkin bukan kenaikan terakhir. Jika tekanan inflasi berlanjut, suku bunga bisa naik lebih tinggi, memberikan tekanan lebih besar pada aset berisiko. Untuk Bitcoin, pertanyaan langsungnya adalah apakah level $60.000 dapat bertahan. Beberapa sesi perdagangan ke depan — terutama saat pasar Asia dibuka — akan menjawabnya. Para trader mengam




