Penjualan besar-besaran aset kripto menekan sebagian besar token utama lebih rendah minggu ini, seiring ketegangan baru di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak yang meresahkan investor. Koin privasi Zcash dan Monero masing-masing turun 5%, sementara token yang relatif baru bernama HYPE sempat melampaui Dogecoin dalam kapitalisasi pasar sebelum kembali turun.
Momen Singkat HYPE di Puncak
Dalam waktu singkat selama sesi perdagangan, HYPE unggul tipis atas Dogecoin dalam kapitalisasi pasar, menandai pergeseran simbolis dalam peringkat. Pergerakan itu tidak bertahan—HYPE turun kembali di bawah Dogecoin saat penurunan pasar yang lebih luas semakin cepat. Kenaikan dan penurunan cepat token ini menarik perhatian para pedagang, namun tampaknya tidak terkait dengan pengumuman proyek tertentu.
Koin Privasi Terpukul
Zcash (ZEC) dan Monero (XMR) sama-sama turun 5% dalam sesi yang sama, sejalan dengan penarikan lebih luas pada altcoin. Koin yang berfokus pada privasi secara historis kurang berkorelasi dengan peristiwa makro, tetapi minggu ini mereka bergerak seirama dengan pasar yang lebih luas. Tidak ada satu pun token yang merilis berita on-chain atau pengembangan yang dapat menjelaskan penurunan tersebut secara mandiri.
Minyak dan Geopolitik Membebani Aset Berisiko
Pergerakan pasar ini sejalan dengan ketegangan baru di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak. Serangan AS terhadap Iran disebut sebagai faktor yang mengganggu pasar. Harga minyak mentah melonjak tajam akibat berita tersebut, dan aset berisiko termasuk mata uang kripto ikut tertekan karena investor beralih ke tempat berlindung yang aman. Penurunan ini terjadi setelah beberapa minggu kenaikan bagi sebagian besar token utama, membuat para pedagang bertanya-tanya apakah ini penurunan jangka pendek atau awal dari koreksi yang lebih dalam.
Bitcoin dan Ethereum juga kehilangan posisi, meskipun tidak separah koin privasi. Korelasi antara kripto dan aset berisiko tradisional semakin erat dalam beberapa bulan terakhir, menjadikan guncangan geopolitik sebagai pendorong yang semakin penting bagi harga aset digital.
Saat ini, pasar mengamati perkembangan lebih lanjut dari Timur Tengah. Eskalasi apa pun dapat mendorong harga lebih rendah, sementara de-eskalasi dapat memicu reli pemulihan. Beberapa sesi ke depan akan menunjukkan apakah tekanan jual sudah habis atau masih berpotensi berlanjut.




