Token NEAR Protocol melonjak 54% dalam tujuh hari, naik tambahan 13% dalam 24 jam terakhir hingga diperdagangkan mendekati $2,41 pada Minggu. Kenaikan harga ini, yang mengejutkan banyak pedagang, didorong oleh serangan short squeeze, rotasi lebih luas ke kripto terkait AI, serta integrasi Cow Swap sebagai produk abstraksi rantai.
Apa yang Memicu Kenaikan Harga
Lonjakan harga dimulai setelah gelombang penjual short terjebak. Saat harga token mulai naik, mereka yang mempertaruhkan posisi turun terpaksa membeli kembali posisi, memperkuat kenaikan harga. Di saat bersamaan, perhatian investor beralih ke proyek blockchain terkait AI. NEAR, yang menjalankan jaringan layer-1 yang dirancang untuk aplikasi terdesentralisasi dengan fokus pada ketergunaan dan skalabilitas, sering dikaitkan dengan token AI karena kegiatan ekosistemnya.
Integrasi Cow Swap sebagai Katalis
Faktor kunci lainnya adalah integrasi Cow Swap, sebuah bursa terdesentralisasi yang menggunakan lelang batch dan perdagangan berbasis niat untuk mengurangi slippage. Peluncuran ini berfungsi sebagai produk abstraksi rantai, yang memungkinkan pengguna memperdagangkan aset di berbagai blockchain tanpa harus mem-broadcast token secara manual. Bagi NEAR, hal ini mengurangi hambatan yang selama ini menghalangi pengguna potensial dari aktivitas multirantai.
Kombinasi kekuatan ini mendorong harga token jauh di atas kisaran terakhirnya. Volume perdagangan juga melonjak, dengan data menunjukkan peningkatan aktivitas di bursa utama.
Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya bagi NEAR
Pertanyaannya sekarang adalah apakah kenaikan harga ini berkelanjutan. Serangan short squeeze sering tajam namun bersifat sementara. Rotasi sektor AI bisa berkurang jika sentimen pasar secara umum berubah. Meskipun integrasi Cow Swap merupakan peningkatan produk yang nyata, pengaruhnya terhadap harga token dalam jangka panjang tergantung pada adopsi pengguna yang sebenarnya, bukan hanya minat spekulatif.
Investor dan pengembang di ekosistem NEAR akan memantau metrik jaringan mendatang seperti alamat aktif harian dan total nilai terkunci pada protokol keuangan terdesentralisasi. Angka-angka tersebut, lebih dari fluktuasi harga harian, akan menunjukkan apakah lonjakan terbaru ini merupakan kejadian sekali saja atau awal dari tren yang berkelanjutan.




