Loading market data...

SEC Bergerak untuk Mengizinkan Perdagangan Saham Tokenisasi Tanpa Izin

SEC Bergerak untuk Mengizinkan Perdagangan Saham Tokenisasi Tanpa Izin

Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) sedang menyelesaikan 'pengecualian inovasi' yang akan memungkinkan versi digital dari saham perusahaan publik diperdagangkan di platform terdesentralisasi tanpa persetujuan atau keterlibatan perusahaan penerbit. Perubahan aturan ini bisa diluncurkan paling cepat minggu ini, membersihkan hambatan regulasi besar bagi pasar saham tokenisasi yang berkembang pesat.

Ukuran Pasar dan Pertumbuhan

Saham tokenisasi telah mencapai nilai terdistribusi sebesar $1,4 miliar di seluruh 2.246 aset berbeda. Pasar ini tumbuh 29,68% hanya dalam satu bulan terakhir, dengan volume transfer bulanan mencapai $3,24 miliar. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya minat trader terhadap alternatif berbasis blockchain untuk saham tradisional.

Apa yang Sebenarnya Dicakup oleh Pengecualian

Investor tidak boleh mengharapkan keuntungan pemegang saham. Kerangka kerja SEC secara eksplisit mengecualikan hak suara dan akses dividen untuk versi tokenisasi ini. Perusahaan tidak perlu mendukung atau menyetujui perdagangan publik dari 'kembaran digital' ini. Ini semata-mata tentang menciptakan jalur regulasi untuk pasar sekunder.

Siapa yang Mendominasi Ruang Ini

Ondo Finance menguasai 59,77% pasar dengan $883 juta dalam aset tokenisasi yang dikelola. xStocks memegang pangsa terbesar berikutnya sebesar $404,5 juta (27,38%). Dua pemain teratas kini menguasai 87% dari seluruh ekosistem senilai $1,4 miliar. Platform yang lebih kecil bergegas untuk bersaing seiring melonjaknya volume.

Bursa Tradisional Bersiap

Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC) akan memulai perdagangan produksi terbatas untuk sekuritas tokenisasi pada Juli 2026, dengan layanan penuh diharapkan pada Oktober tahun itu. Nasdaq mengumumkan rencana desain token ekuitasnya sendiri pada Maret 2026, sementara New York Stock Exchange mulai membangun platform sekuritas tokenisasi pada Januari 2026. Langkah-langkah ini menandakan kegigihan Wall Street untuk beradaptasi sebelum platform terdesentralisasi merebut lebih banyak pangsa pasar.

Batas waktu DTCC pada Juli 2026 menjadi tonggak konkret berikutnya bagi industri ini.