Token asli The Open Network, TON, diperdagangkan di $1.60 dengan momentum yang lemah. Pasar berjangka menunjukkan posisi long yang terlalu padat, dikombinasikan dengan resistensi di atas, membuat analis memperkirakan probabilitas 65% terjadinya long squeeze yang dapat mendorong harga turun ke $1.48.
Posisi Long yang Padat dan Resistensi di Atas
Data dari bursa derivatif utama menunjukkan buku futures yang didominasi posisi long. Biasanya, ketika terlalu banyak trader bertaruh pada kenaikan harga tanpa tekanan beli yang sesuai, pasar menjadi rentan terhadap koreksi. Dalam kasus TON, setiap rata-rata pergerakan yang signifikan berada di atas harga saat ini sebagai resistensi, memperkuat pengaturan teknis yang bearish. Token ini belum mampu menembus level-level tersebut meskipun ada upaya pembelian sesekali.
Probabilitas Squeeze dan Target Penurunan
Berdasarkan posisi saat ini dan pasokan di atas, analisis memberikan probabilitas 65% bahwa long squeeze akan terjadi, dengan target $1.48. Level tersebut mewakili penurunan sekitar 7,5% dari $1.60 saat ini. Long squeeze terjadi ketika penurunan harga memaksa pemegang posisi long dengan leverage untuk likuidasi, mempercepat penurunan lebih lanjut. Sisi long yang padat membuat TON sangat rentan terhadap kaskade semacam itu.
Target $1.48 berasal dari konsentrasi level likuidasi di bawah harga saat ini. Jika squeeze terwujud, hal itu dapat membersihkan tangan-tangan lemah dan mengatur ulang pasar sebelum potensi pemulihan.
Apakah pembeli akan turun tangan untuk mempertahankan level $1.60 atau squeeze akan terjadi masih menjadi pertanyaan terbuka. Tidak ada katalis besar yang terlihat dalam waktu dekat untuk mengubah gambaran teknis ini.




