AT&T telah menandatangani perjanjian dengan D-Wave untuk memperluas penggunaan komputasi kuantum di seluruh operasi jaringannya. Kesepakatan ini menandai salah satu komitmen besar pertama oleh operator telekomunikasi AS untuk menerapkan teknologi kuantum pada tantangan infrastruktur dunia nyata.
Cakupan perjanjian
Berdasarkan kesepakatan ini, AT&T akan mendapatkan akses ke sistem quantum annealing milik D-Wave dan komputer kuantum Advantage mereka. Kedua perusahaan berencana untuk mengeksplorasi bagaimana algoritma kuantum dapat memecahkan masalah optimasi yang kompleks dalam perencanaan jaringan, perutean lalu lintas, dan alokasi sumber daya. Jaringan AT&T menangani data dalam jumlah besar setiap hari, dan komputasi kuantum dapat membantu menemukan cara yang lebih efisien untuk mengelola beban tersebut.
Pendekatan D-Wave menggunakan quantum annealing, sebuah metode yang cocok untuk tugas optimasi daripada komputasi kuantum tujuan umum. Hal ini menjadikannya cocok secara praktis untuk jaringan telekomunikasi, di mana masalah seperti penjadwalan pemeliharaan atau penyeimbangan bandwidth sering melibatkan banyak variabel.
Mengapa kuantum untuk jaringan
Jaringan telekomunikasi adalah salah satu sistem paling kompleks yang pernah dibangun. Mereka melibatkan ribuan lokasi sel, rute serat optik, dan pusat data yang harus bekerja sama secara mulus. Komputer tradisional kesulitan menemukan solusi optimal dengan cepat ketika jumlah variabel bertambah. Komputer kuantum, bahkan pada skala terbatas saat ini, terkadang dapat mengungguli mesin klasik dalam tugas-tugas tertentu.
AT&T telah meneliti komputasi kuantum selama bertahun-tahun. Perusahaan sebelumnya telah menguji algoritma kuantum untuk optimasi jaringan dan pemrosesan sinyal. Perjanjian baru ini melampaui penelitian menuju kemitraan yang lebih formal yang bertujuan pada penerapan praktis.
Baik AT&T maupun D-Wave tidak mengungkapkan persyaratan keuangan atau jadwal spesifik kapan operasi yang ditingkatkan dengan kuantum akan mulai beroperasi. Perusahaan-perusahaan tersebut mengatakan akan memulai dengan proyek percontohan yang menargetkan tantangan jaringan tertentu.




