Loading market data...

Saham Nvidia Cetak Rekor Tertinggi Setelah AS Setujui Penjualan Chip H200 ke China

Saham Nvidia Cetak Rekor Tertinggi Setelah AS Setujui Penjualan Chip H200 ke China

Saham Nvidia melonjak ke rekor tertinggi pada hari Senin setelah pemerintah AS menyetujui penjualan chip H200 perusahaan kepada pembeli utama di China. Langkah ini menandakan pergeseran dalam kebijakan kontrol ekspor pemerintahan Biden, yang sebelumnya membatasi pengiriman semikonduktor berkinerja tinggi ke China karena masalah keamanan nasional.

Mengapa persetujuan ini penting

H200 adalah chip pusat data terbaru Nvidia, yang dirancang untuk kecerdasan buatan (AI) dan komputasi berkinerja tinggi. Sejauh ini, perusahaan dilarang menjual chip tercanggihnya kepada pelanggan China berdasarkan aturan ekspor yang dikeluarkan pada Oktober 2022 dan diperketat tahun lalu. Persetujuan baru ini memungkinkan Nvidia untuk memasok H200 ke perusahaan-perusahaan China tertentu, meskipun penerima pastinya tidak diungkapkan. Analis pasar memandang keputusan ini sebagai pelonggaran terbatas, yang memberi Nvidia akses ke pasar yang menyumbang sekitar seperlima dari pendapatannya.

Reaksi investor

Saham Nvidia ditutup pada $950,02, naik 6,4% pada hari itu, memberikan perusahaan kapitalisasi pasar lebih dari $2,3 triliun. Volume perdagangan tiga kali lipat dari rata-rata, mencerminkan antusiasme investor yang kuat. Kenaikan ini memperpanjang keuntungan bagi produsen chip tersebut, yang sahamnya telah meningkat lebih dari dua kali lipat tahun ini karena permintaan yang melonjak untuk infrastruktur AI.

Peran chip H200

H200 dibangun di atas arsitektur Hopper milik Nvidia dan memiliki bandwidth memori yang lebih baik dibandingkan pendahulunya, H100. Chip ini dirancang untuk menangani beban kerja AI yang masif, seperti melatih model bahasa besar. Dengan mendapatkan persetujuan untuk menjual chip di China, Nvidia dapat bersaing dengan pesaing domestik seperti Huawei, yang telah mengembangkan chip AI mereka sendiri di bawah kontrol ekspor AS.

Persetujuan ini tidak menandakan pembukaan kembali pasar China secara menyeluruh. Departemen Perdagangan AS masih mempertahankan kontrol ketat atas ekspor semikonduktor canggih, dan tinjauan lebih lanjut diperkirakan akan dilakukan. Nvidia belum mengungkapkan nilai penjualan yang disetujui atau kapan pengiriman akan dimulai. Perusahaan dijadwalkan melaporkan laba kuartalan bulan depan, dan investor akan mencermati pembaruan tentang penjualan di China dan permintaan secara keseluruhan.