Bitcoin kembali naik di atas $63.000 pada hari Selasa setelah mempertahankan zona support $60.000–$62.000, namun lonjakan ini tidak mengubah gambaran mendasar: volume perdagangan spot telah runtuh dan pasokan BTC di bursa terus berkurang. Arus keluar ETF terus berlanjut, dan sebagian besar altcoin masih mencatat kerugian 70% atau lebih dari level tertingginya.
Penurunan volume dan mundurnya spekulasi
Perdagangan spot di bursa terpusat total hanya $679 miliar pada April 2026 — angka bulanan terendah sejak Oktober 2023 dan turun sekitar 67% dari puncak akhir 2025. Volume futures perpetual juga turun seiring dengan spot karena spekulan leverage menarik diri. Aksi jual yang mendorong Bitcoin di bawah rata-rata pergerakan utamanya terjadi dengan volume tinggi, dan rata-rata pergerakan 50 hari, 100 hari, dan 200 hari semuanya miring ke bawah. Itu bukan pertanda bullish.
Saldo bursa terus menyusut
Meskipun harga melemah, Bitcoin yang disimpan di bursa telah turun menjadi sekitar 2,7 juta BTC, mendekati level terendah multi-tahun. Tren ini menunjukkan bahwa pemegang saham menarik koin daripada terburu-buru menjual. Data dari CryptoQuant menunjukkan bursa termasuk Gate, Kraken, dan OKX masih memproses transaksi institusional berukuran besar — artinya pemain besar belum menghilang meskipun sentimen ritel memburuk.
Aktivitas institusional semakin beragam
Sementara volume kripto-native telah merosot, perdagangan aset tradisional di bursa kripto mencapai rekor tertinggi pada tahun 2026. Emas, perak, minyak, saham, dan produk ETF semuanya mengalami lebih banyak aktivitas di platform ini, sebuah tanda bahwa institusi menggunakan infrastruktur untuk lebih dari sekadar spekulasi Bitcoin. Itu adalah pergeseran jangka panjang yang tidak terlihat di grafik harga BTC, namun mengubah cara bursa-bursa ini beroperasi.
Gambaran teknis masih rapuh
Lonjakan Bitcoin dari level terendah $60.000 adalah kelegaan bagi para bull, namun resistensi berada tepat di atas — antara $64.000 dan $66.000, zona support sebelumnya yang kini diperkirakan akan menarik penjual. Dengan rata-rata pergerakan yang bertumpuk bearish dan arus keluar ETF yang berlanjut di beberapa sesi, reli ini membutuhkan tekanan beli yang nyata untuk menembusnya. Beberapa hari ke depan akan menunjukkan apakah ini dead-cat bounce atau awal dari pemulihan yang sesungguhnya.




