Bitcoin sempat menyentuh $82.026 pada hari Selasa sebelum kembali ke atas $81.000, sementara Solana memimpin reli altcoin yang luas dan harga minyak melonjak di atas $105 per barel. Pergerakan ini terjadi bersamaan dengan peringatan dari investor Michael Burry bahwa Nasdaq 100 mengulangi pola gelembung dot-com.
Lonjakan singkat Bitcoin ke $82k
Mata uang kripto terbesar ini mencapai level tertinggi intraday di $82.026 sebelum turun kembali. Pada sore hari, diperdagangkan sekitar $81.200. Pergerakan ini tidak disertai katalis tunggal, namun para trader menunjuk pada level breakout teknis setelah seminggu konsolidasi. Lonjakan singkat di atas $82k menarik perhatian saat Bitcoin menguji resistensi di dekat level tertinggi baru-baru ini.
Solana memacu altcoin
Solana mencatat kenaikan mingguan terbesar di antara altcoin utama, melampaui Ethereum dan token teratas lainnya. Dogecoin juga mengalami kenaikan harga, meskipun tidak terlalu dramatis. Reli pada koin yang lebih kecil sering mengikuti jejak Bitcoin — begitu BTC menembus $81.000, modal beralih ke nama-nama dengan momentum. Kenaikan Solana menonjol di pasar di mana banyak altcoin masih pulih dari kerugian sebelumnya.
Déjà vu dot-com ala Burry
Michael Burry, investor yang terkenal karena bertaruh melawan gelembung perumahan 2008, memperingatkan bahwa Nasdaq 100 berada di wilayah gelembung dot-com. Ia tidak menyebut kripto secara langsung, namun catatan itu menambah suasana gugup di seluruh aset berisiko. Saham teknologi telah tertekan tahun ini, dan pernyataan Burry memperkuat gagasan bahwa pasar yang lebih luas mungkin terlalu mahal. Bagi kripto, ini bisa berarti lingkungan yang lebih sulit untuk perdagangan spekulatif jika ekuitas jatuh.
Minyak melonjak karena keraguan gencatan senjata Iran
Minyak mentah melonjak di atas $105 per barel seiring memudarnya harapan gencatan senjata Iran. Kenaikan biaya minyak cenderung membebani belanja konsumen dan memperumit kebijakan bank sentral — faktor-faktor yang dapat berdampak pada pasar kripto jika likuiditas mengencang. Lonjakan ini menambah lapisan ketidakpastian lain bagi para trader yang sudah mengawasi langkah The Fed selanjutnya.




