Loading market data...

France Orders ISPs to Block Polymarket as European Regulators Target Event Contracts

France Orders ISPs to Block Polymarket as European Regulators Target Event Contracts

Coordinated European Action

The European Securities and Markets Authority (ESMA) laid the groundwork on July 3, 2026, issuing a public statement that reminded national regulators that event contracts with binary payouts may fall under existing bans on binary options for retail investors. The statement didn't name any platform directly, but it gave regulators in France and the Czech Republic the legal cover to act. ESMA's warning effectively classifies these contracts as high-risk financial instruments that should not be sold to ordinary people.

Polymarket lets users bet on outcomes ranging from election results to weather events. Regulators argue that these bets function like binary options—yes-or-no wagers that expire with a fixed payout. France and the Czech Republic already prohibit binary options trading for retail clients, so extending that ban to prediction markets aligns with existing law.

" Translation: "

Tindakan Terkoordinasi Eropa

Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (ESMA) meletakkan dasar pada 3 Juli 2026, dengan mengeluarkan pernyataan publik yang mengingatkan regulator nasional bahwa kontrak acara dengan pembayaran biner dapat termasuk dalam larangan yang ada pada opsi biner untuk investor ritel. Pernyataan tersebut tidak menyebutkan platform secara langsung, tetapi memberikan perlindungan hukum bagi regulator di Perancis dan Republik Ceko untuk bertindak. Peringatan ESMA secara efektif mengklasifikasikan kontrak-kontrak ini sebagai instrumen keuangan berisiko tinggi yang tidak boleh dijual kepada masyarakat biasa.

Polymarket memungkinkan pengguna bertaruh pada hasil mulai dari hasil pemilu hingga peristiwa cuaca. Regulator berpendapat bahwa taruhan ini berfungsi seperti opsi biner—taruhan ya-atau-tidak yang berakhir dengan pembayaran tetap. Perancis dan Republik Ceko sudah melarang perdagangan opsi biner untuk klien ritel, sehingga memperluas larangan itu ke pasar prediksi sejalan dengan hukum yang ada.

" Note: "European Securities and Markets Authority" -> "Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa" (ESMA stays). "laid the groundwork" -> "meletakkan dasar". "public statement" -> "pernyataan publik". "reminded" -> "mengingatkan". "binary payouts" -> "pembayaran biner". "fall under" -> "termasuk dalam". "legal cover" -> "perlindungan hukum". "high-risk financial instruments" -> "instrumen keuangan berisiko tinggi". "ordinary people" -> "masyarakat biasa". "bet on outcomes" -> "bertaruh pada hasil". "election results" -> "hasil pemilu". "weather events" -> "peristiwa cuaca". "yes-or-no wagers" -> "taruhan ya-atau-tidak". "fixed payout" -> "pembayaran tetap". "retail clients" -> "klien ritel". "aligns with existing law" -> "sejalan dengan hukum yang ada". Third paragraph: "

How the Blocks Will Work

Both countries are targeting the gateway, not the underlying technology. French ISPs will likely use DNS and IP-level blocking, a method already employed for gambling sites and copyright infringing platforms. Czech ISPs typically block by domain and, if necessary, by IP ranges. The 15-day implementation window for Czech providers ends around July 28, 2026. That means users in those countries will still be able to access Polymarket's smart contracts directly through decentralized interfaces—but not through the standard website.

The approach mirrors how some countries handle cryptocurrency exchanges: restrict the front door, but don't try to shut down the blockchain itself. That leaves the platform technically operational but harder to reach for the average user.

" Translation: "

Bagaimana Pemblokiran Akan Bekerja

Kedua negara menargetkan pintu gerbang, bukan teknologi yang mendasarinya. ISP Perancis kemungkinan akan menggunakan pemblokiran tingkat DNS dan IP, metode yang sudah digunakan untuk situs perjudian dan platform yang melanggar hak cipta. ISP Ceko biasanya memblokir berdasarkan domain dan, jika perlu, berdasarkan rentang IP. Jendela implementasi 15 hari untuk penyedia Ceko berakhir sekitar 28 Juli 2026. Itu berarti pengguna di negara-negara tersebut masih dapat mengakses kontrak pintar Polymarket secara langsung melalui antarmuka terdesentralisasi—tetapi tidak melalui situs web standar.

Pendekatan ini mencerminkan bagaimana beberapa negara menangani bursa mata uang kripto: membatasi pintu depan, tetapi tidak mencoba mematikan blockchain itu sendiri. Itu membuat platform tetap beroperasi secara teknis tetapi lebih sulit dijangkau oleh pengguna rata-rata.

" Note: "gateway" -> "pintu gerbang" (or "gerbang"? "pintu gerbang" is fine). "underlying technology" -> "teknologi yang mendasarinya". "DNS and IP-level blocking" -> "pemblokiran tingkat DNS dan IP". "copyright infringing platforms" -> "platform yang melanggar hak cipta". "domain" -> "domain". "IP ranges" -> "rentang IP". "implementation window" -> "jendela implementasi". "smart contracts" -> "kontrak pintar". "decentralized interfaces" -> "antarmuka terdesentralisasi". "standard website" -> "situs web standar". "approach mirrors" -> "pendekatan mencerminkan". "cryptocurrency exchanges" -> "bursa