Loading market data...

Kakao Group dan Circle Bekerja Sama untuk Menjelajahi Pembayaran Stablecoin Won

Kakao Group dan Circle Bekerja Sama untuk Menjelajahi Pembayaran Stablecoin Won

Kakao Group dari Korea Selatan dan Circle, perusahaan di balik stablecoin USDC, telah menandatangani nota kesepahaman untuk bersama-sama menjajaki sistem pembayaran stablecoin berbasis Won. Kesepakatan yang diumumkan pekan ini ini menargetkan remitansi lintas batas, penyelesaian transaksi pedagang, dan layanan keuangan tokenisasi.

Cakupan Nota Kesepahaman

Perjanjian yang tidak mengikat ini menyusun kerangka kerja bagi kedua perusahaan untuk mempelajari bagaimana stablecoin Won dapat mempercepat dan memper murah perpindahan uang. Area yang dibahas mencakup pembayaran langsung antara konsumen dan bisnis, transfer uang internasional, serta tokenisasi produk keuangan tradisional seperti obligasi atau dana. Belum ada perusahaan yang berkomitmen untuk meluncurkan produk tertentu.

Mengapa Stablecoin Won

Stablecoin yang dipatok ke mata uang fiat sudah menangani volume harian miliaran dolar, tetapi sebagian besar terkait dengan dolar AS. Stablecoin Won akan memungkinkan pengguna Korea Selatan bertransaksi tanpa harus mengonversi ke dolar terlebih dahulu, sehingga menghilangkan biaya konversi mata uang dan keterlambatan. Kakao membawa basis pengguna yang besar melalui aplikasi pesan KakaoTalk, yang sudah menawarkan layanan keuangan. Circle membawa pengalaman teknis dan regulasi dalam menjalankan USDC, stablecoin terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar.

Layanan Keuangan Tokenisasi

Di luar pembayaran sederhana, nota kesepahaman menyebutkan layanan keuangan tokenisasi. Ini bisa berarti menerbitkan aset dunia nyata seperti saham atau properti sebagai token digital di blockchain. Divisi blockchain Kakao, Ground X, telah membangun jaringan Klaytn. Teknologi Circle dapat membantu menjembatani hal itu ke jalur stablecoin yang diatur.

Kedua perusahaan mengatakan mereka juga akan melihat penyelesaian transaksi pedagang — memungkinkan toko menerima stablecoin Won langsung dari pelanggan, dengan finalitas instan. Untuk remitansi, stablecoin Won dapat memangkas biaya transfer kawat tradisional yang sering mencapai 5% atau lebih.

Tidak ada jadwal yang diberikan untuk uji coba atau peluncuran. Nota kesepahaman ini bersifat eksploratif, artinya langkah selanjutnya adalah perjanjian formal atau proyek uji coba. Kedua perusahaan sudah memiliki operasi stablecoin dan blockchain, sehingga bukti konsep dapat muncul relatif cepat jika regulator menyetujuinya.

Otoritas keuangan Korea Selatan telah berhati-hati terhadap kripto tetapi menunjukkan minat pada stablecoin sebagai alat pembayaran. Bank of Korea juga menjalankan uji coba mata uang digital bank sentralnya sendiri. Stablecoin Won swasta harus mematuhi hukum setempat, termasuk Undang-Undang Transaksi Keuangan Elektronik.

Untuk saat ini, kesepakatan ini merupakan sinyal bahwa perusahaan teknologi besar Asia melihat stablecoin lebih dari sekadar token perdagangan. Jangkauan Kakao — KakaoTalk memiliki lebih dari 50 juta pengguna — dapat memberikan distribusi instan bagi stablecoin Won jika kedua perusahaan melampaui fase eksploratif.

Langkah selanjutnya adalah apakah kedua perusahaan beralih dari eksplorasi ke pengembangan. Hal itu kemungkinan besar bergantung pada kejelasan regulasi dari Komisi Jasa Keuangan Korea Selatan dan Bank of Korea.