Loading market data...

Senat AS Mengesampingkan RUU Kejelasan Kripto karena Sanksi Rusia dan Nominasi Trump Jadi Prioritas

Senat AS Mengesampingkan RUU Kejelasan Kripto karena Sanksi Rusia dan Nominasi Trump Jadi Prioritas

Jadwal Senat yang padat

Keputusan Thune mencerminkan jadwal sidang yang padat. RUU sanksi Rusia adalah prioritas bipartisan, dan beberapa nominasi Trump masih menunggu konfirmasi. Keduanya menyita waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk Clarity Act. Langkah ini bukanlah kejutan — Senat memiliki daftar tugas yang panjang — tetapi ini merupakan kemunduran bagi para pendukung kripto yang telah mendorong kejelasan regulasi.

Jendela sempit sebelum reses

Dengan reses 8 Agustus yang semakin dekat, jendela untuk pemungutan suara menyusut dengan cepat. Jika RUU tidak mendapatkan waktu sidang minggu ini, kemungkinan besar tidak akan lolos sebelum para anggota parlemen meninggalkan kota. Hal itu bisa mendorong tindakan ke bulan September, ketika kalender semakin padat dengan perdebatan anggaran dan hal-hal lain yang harus disahkan. Waktunya tidak tepat bagi industri yang telah menunggu bertahun-tahun untuk aturan yang jelas.

Apa yang ingin dicapai oleh Clarity Act

RUU ini dirancang untuk memberikan kerangka regulasi yang lebih jelas bagi aset digital — sesuatu yang telah diminta oleh bursa, penerbit, dan investor. Para pendukung mengatakan RUU ini akan menetapkan batasan antara SEC dan CFTC, serta memberikan aturan main bagi proyek token. Tanpa itu, industri tetap berada di area abu-abu hukum yang telah menyebabkan tindakan penegakan hukum dan ketidakpastian.

Penundaan ini tidak membunuh RUU