XRP turun ke $1,32 pada Selasa, level terendahnya dalam 15 minggu, karena tekanan jual mengalahkan arus keluar bursa. Penurunan ini menandai pembalikan tajam bagi token tersebut, yang sebelumnya diperdagangkan di atas $2 bulan lalu. Harga sejak itu stabil, tetapi para trader masih terpecah apakah sedang terbentuk dasar (bottom) atau kerugian lebih lanjut masih menanti.
Penjual mengalahkan arus keluar bursa
Data dari analitik on-chain menunjukkan bahwa arus keluar bursa — biasanya sinyal bullish yang mengindikasikan pemegang memindahkan koin ke cold storage — tidak cukup untuk melawan agresivitas penjualan. Penjual secara konsisten mendorong harga lebih rendah, dengan $1,32 menjadi level terendah untuk saat ini. Ketidakseimbangan antara pesanan beli dan jual di bursa utama memperdalam penurunan.
Stabilisasi dan pertanyaan pembentukan dasar
Setelah mencapai titik terendah, XRP sedikit memantul dan telah diperdagangkan dalam kisaran sempit. Beberapa trader melihat ini sebagai awal dari dasar — level harga di mana akumulasi pada akhirnya bisa mengangkat token. Yang lain memperingatkan bahwa kurangnya keyakinan pembeli dapat menyebabkan penurunan lebih lanjut. Beberapa sesi ke depan akan menguji apakah $1,32 bertahan sebagai support.
Apa yang diamati trader saat ini
Volume telah menurun sejak aksi jual, menunjukkan pasar menunggu katalis. Tidak ada berita regulasi besar atau pencatatan bursa yang diumumkan minggu ini. Indeks kekuatan relatif token berada di dekat wilayah oversold, yang secara historis mendahului kenaikan jangka pendek — tetapi tidak selalu. Trader memantau kedalaman order book untuk mencari tanda-tanda tembok beli besar yang bisa menandakan minat institusional.
Pertanyaan kunci yang belum terjawab: akankah $1,32 menjadi dasar atau hanya pemberhentian dalam perjalanan menuju $1,20?




