American Gaming Association merilis Outlook Industri Permainan Triwulan I 2026 pada 7 Mei, dan angka-angka utama menunjukkan industri yang percaya diri. Namun, jika digali lebih dalam, mulai muncul kekhawatiran tentang pasar prediksi. Survei yang dilakukan oleh Oxford Economics ini menjaring 26 eksekutif senior perjudian antara 23 Maret dan 8 April. Pada saat yang sama, jajaran lobi asosiasi itu sendiri telah bergeser — sebuah eksodus selama enam bulan terakhir yang, menurut sebuah artikel terbaru, telah membentuk kembali lanskap lobi perjudian AS.
Kepercayaan di permukaan, kekhawatiran di bawahnya
Temuan utama survei menunjukkan optimisme. Para eksekutif melaporkan ekspektasi yang solid untuk pendapatan dan pertumbuhan di kuartal mendatang. Namun, respons yang lebih dalam mengungkapkan kecemasan spesifik: pasar prediksi. Platform-platform ini — tempat pengguna bertaruh pada hasil seperti pemilu atau acara olahraga — semakin dipandang sebagai ancaman kompetitif. Penulis survei mencatat bahwa meskipun industri merasa kuat, kebangkitan pasar prediksi adalah kekhawatiran yang dapat mengubah prioritas regulasi.
Operasi lobi AGA yang bergeser
Artikel berjudul “Enam Bulan Berlalu, Eksodus AGA Telah Membentuk Kembali Lanskap Lobi Perjudian AS” merinci bagaimana asosiasi tersebut kehilangan beberapa staf dan perusahaan anggota yang terkenal. Kepergian itu telah mengubah pendekatan organisasi terhadap Capitol Hill dan gedung-gedung negara bagian. Waktu survei — yang dilakukan tepat setelah kepergian tersebut — berarti suara kolektif industri masih mencari pijakan. Beberapa eksekutif secara pribadi bertanya-tanya apakah AGA masih dapat secara efektif mendorong aturan yang menguntungkan untuk isu-isu seperti perluasan taruhan olahraga dan perjudian online.
Pasar prediksi sebagai titik api lobi
Kekhawatiran atas pasar prediksi bukan hanya tentang persaingan — ini tentang regulasi. Platform-platform ini sering beroperasi di area abu-abu, tidak tercakup secara jelas oleh undang-undang perjudian federal. AGA secara historis mendorong aturan yang jelas yang memperlakukan pasar prediksi sebagai perjudian ilegal. Namun, dengan tim lobi yang dirombak, kemampuan industri untuk membuat argumen itu mungkin melemah. Data survei menunjukkan para eksekutif mengamati hal ini dengan saksama. Mereka melihat pasar prediksi sebagai ancaman langsung terhadap laba mereka, terutama karena semakin banyak negara bagian mempertimbangkan legalisasi taruhan olahraga dan iGaming.
Survei Oxford Economics menanyakan para eksekutif tentang prioritas regulasi utama mereka. Meskipun tidak semua tanggapan bersifat publik, polanya jelas: pasar prediksi menduduki peringkat tinggi. Hal ini memberi tekanan pada tim lobi baru AGA untuk memberikan hasil.
Apa selanjutnya bagi industri
Publikasi outlook pada 7 Mei terjadi saat perubahan internal AGA terus berlangsung. Tidak ada undang-undang besar yang menargetkan pasar prediksi yang saat ini bergerak di Kongres, tetapi pertempuran di tingkat negara bagian sedang terjadi. Industri kini menunggu untuk melihat bagaimana AGA yang telah dirombak akan menangani pertempuran tersebut — dan apakah kepercayaan yang ditunjukkan dalam survei akan bertahan begitu pertempuran itu dimulai.




