Presiden Donald Trump telah menunjuk mantan Jaksa Agung Pam Bondi ke Dewan Penasihat Presiden untuk Sains dan Teknologi (PCAST), sebuah badan penasihat AI tingkat tinggi. Panel ini diketuai bersama oleh David Sacks, mantan tsar AI dan kripto Gedung Putih serta pendukung kripto terkemuka. Penambahan Bondi membuat dewan ini diisi oleh campuran sekutu politik dan tokoh-tokoh teknologi berat.
Koneksi kripto PCAST
David Sacks, yang menjadi ketua bersama PCAST, telah menjadi pendukung vokal aset digital sejak masa jabatannya sebagai tsar AI dan kripto Gedung Putih. Kehadirannya di dewan ini memberikan industri kripto jalur langsung ke diskusi kebijakan sains dan teknologi. Panel ini memberikan nasihat kepada cabang eksekutif mengenai teknologi baru, termasuk AI dan potensi hal-hal terkait blockchain.
Latar belakang Bondi
Pam Bondi menjabat sebagai Jaksa Agung AS di bawah Trump hingga awal 2025. Ia tidak memiliki latar belakang publik di bidang sains atau teknologi, namun penunjukannya menandakan preferensi pemerintahan ini terhadap para loyalis dalam peran penasihat utama. Pengalaman hukum dan politik Bondi dapat membentuk cara PCAST mendekati kerangka regulasi untuk AI dan teknologi lainnya.
Apa yang dilakukan PCAST
Dewan ini menghimpun para ahli dari industri, akademisi, dan pemerintah untuk merekomendasikan kebijakan tentang sains, teknologi, dan inovasi. Fokusnya telah bergeser secara signifikan ke arah AI di bawah pemerintahan saat ini. Dengan bergabungnya Bondi, panel kini mencakup mantan jaksa, eksekutif teknologi, dan peneliti — meskipun para kritikus mempertanyakan kurangnya suara akademisi independen.
Pertemuan pertama PCAST dengan Bondi belum dijadwalkan. Dewan ini diperkirakan akan menghasilkan rekomendasi tentang standar keamanan AI dan prioritas riset federal pada akhir tahun ini. Apakah peran Bondi akan meluas ke kebijakan kripto masih menjadi pertanyaan terbuka — Sacks telah mengatakan panel akan mempertimbangkan 'semua teknologi baru.'



