SK Telecom telah merencanakan pembangunan kapasitas pusat data AI sebesar 15 gigawatt pada tahun 2035. Raksasa telekomunikasi asal Korea Selatan ini bekerja sama dengan Nvidia untuk mengembangkan infrastruktur skala gigawatt bagi beban kerja kecerdasan buatan.
Skala Proyek
Lima belas gigawatt adalah angka yang sangat besar. Sebagai gambaran, itu kira-kira setara dengan output selusin reaktor nuklir besar yang beroperasi penuh. Sebagian besar pusat data saat ini beroperasi dalam kisaran puluhan atau ratusan megawatt. Target SK Telecom menandakan taruhan bahwa permintaan komputasi AI akan terus meledak selama dekade mendatang.
Perusahaan belum mengungkapkan angka pasti investasi dalam dolar, juga belum merinci berapa banyak kapasitas yang akan dibangun setiap tahunnya. Namun, kemitraan dengan Nvidia mengindikasikan bahwa fasilitas tersebut akan dirancang di sekitar GPU kelas atas milik pembuat chip, yang merupakan tulang punggung di balik model bahasa besar dan sistem AI lainnya.
Peran Nvidia
Nvidia tidak hanya akan memasok chip. Kedua perusahaan bekerja sama dalam infrastruktur pusat data secara keseluruhan — pendinginan, distribusi daya, jaringan — untuk menangani kepadatan dan panas ekstrem yang dibutuhkan perangkat keras AI generasi berikutnya. SK Telecom membawa pengalamannya dalam menjalankan jaringan telekomunikasi dan mengelola operasi TI skala besar.
Belum ada pengumuman mengenai lokasi pertama atau tanggal peletakan batu pertama dari kedua pihak. Tenggat waktu 2035 memberi mereka waktu lebih dari satu dekade untuk melaksanakan, tetapi persaingan untuk kapasitas AI sudah memanas. Hyperscaler seperti Microsoft, Amazon, dan Google juga menggelontorkan miliaran dolar ke pusat data baru.
Mengapa SK Telecom Bergerak Sekarang
SK Telecom bukan sekadar operator telepon. Perusahaan ini telah beralih ke layanan AI dan pusat data selama beberapa tahun. Mereka melihat celah di pasar untuk infrastruktur AI khusus yang tidak terikat pada satu penyedia cloud tertentu. Dengan bermitra dengan Nvidia, mereka dapat menawarkan solusi tumpukan penuh kepada perusahaan yang ingin melatih atau menjalankan model AI tanpa harus membangun fasilitas sendiri.
Target 15GW juga merupakan pernyataan ambisi. Korea Selatan telah mendorong untuk menjadi pusat AI regional, dan SK Telecom adalah operator telekomunikasi terbesar di negara itu. Jika mencapai kapasitas tersebut, mereka akan masuk dalam jajaran operator pusat data terbesar di dunia berdasarkan konsumsi daya.
SK Telecom perlu mengamankan lahan, daya, dan persetujuan regulasi untuk apa yang akan menjadi beberapa pusat data terbesar yang pernah dibangun. Mereka belum mengatakan apakah 15GW akan tersebar di satu atau beberapa lokasi, atau apakah akan mencakup ruang kolokasi untuk pihak ketiga. Perusahaan diperkirakan akan memberikan rincian lebih lanjut dalam panggilan pendapatan kuartal mendatang.




