Presiden Federal Reserve San Francisco, Mary Daly, mengatakan bahwa pasar tenaga kerja tidak mendorong inflasi, sebuah pernyataan yang dapat menekan ekspektasi untuk pemotongan suku bunga lebih awal. Komentarnya mengindikasikan bahwa bank sentral mungkin akan bertahan lebih lama daripada yang diharapkan sebagian investor.
Pandangan Daly tentang lapangan kerja dan harga
Dalam pernyataan publiknya, Daly menegaskan bahwa ia tidak melihat tanda-tanda pasar tenaga kerja yang ketat mendorong kenaikan upah atau harga konsumen. Ini adalah perbedaan penting: jika lapangan kerja mendorong inflasi, Fed akan memiliki alasan yang lebih kuat untuk mempertahankan suku bunga tinggi. Namun pandangan Daly justru sebaliknya.
Ia menggambarkan pasar tenaga kerja saat ini sebagai stabil. Tidak terlalu panas, juga tidak runtuh. Stabilitas itu, menurutnya, memberi Fed ruang untuk menunggu sebelum mengambil langkah kebijakan. Bank sentral tidak perlu terburu-buru memangkas suku bunga hanya karena pasar kerja masih bertahan.
Para investor telah bertaruh pada pemotongan suku bunga akhir tahun ini. Komentar Daly mendinginkan harapan pada jadwal tersebut. Jika pasar tenaga kerja bukan masalahnya, Fed dapat membiarkan suku bunga tetap di level saat ini sampai inflasi menunjukkan tren penurunan yang lebih jelas.
Itu tidak berarti pemotongan tidak akan terjadi. Hanya saja tidak akan segera terjadi. Pesan Daly: Fed akan bergerak ketika yakin inflasi terkendali, bukan sebelumnya. Pasar tenaga kerja yang stabil menghilangkan satu alasan untuk bertindak cepat.
Proyeksi inflasi dalam keseimbangan
Penilaian Daly juga memengaruhi cara para ekonom memandang inflasi di masa depan. Jika biaya tenaga kerja tidak meningkat tajam, risiko spiral upah-harga memudar. Itu bisa berarti inflasi terus mereda secara bertahap, tanpa perlu intervensi agresif dari Fed.
Namun gambaran ini tidak sederhana. Faktor lain—seperti harga energi atau rantai pasokan—masih dapat mendorong inflasi naik. Fokus Daly pada pasar tenaga kerja hanyalah satu bagian dari teka-teki. Fed akan mempertimbangkan semuanya sebelum memutuskan suku bunga.
Pertemuan Fed berikutnya tinggal beberapa minggu lagi. Sampai saat itu, kata-kata Daly akan membayangi ekspektasi pasar. Pertanyaannya sekarang: berapa lama Fed bisa menunggu sebelum data memaksanya bertindak?




