Loading market data...

Minyak Melonjak Setelah Trump Menolak Tawaran Damai Iran sebagai 'Tidak Dapat Diterima'

Minyak Melonjak Setelah Trump Menolak Tawaran Damai Iran sebagai 'Tidak Dapat Diterima'

Harga minyak melonjak tajam pada Senin setelah Presiden Donald Trump mengesampingkan tawaran damai terbaru Iran, menyebutnya sebagai 'tidak dapat diterima.' Penolakan yang datang tanpa tawaran balasan publik ini mengguncang pasar energi yang sudah berada dalam ketegangan akibat risiko pasokan dari Timur Tengah. Minyak mentah West Texas Intermediate naik lebih dari 4% pada perdagangan awal, sementara minyak mentah Brent menembus $85 per barel.

Mengapa Penolakan Trump Mengguncang Pasar

Sanggahan tegas Trump mengejutkan banyak pedagang. Iran sebelumnya memberi isyarat kesediaan untuk merundingkan kesepakatan nuklir baru dalam beberapa pekan terakhir, dan beberapa analis — meski tidak dikutip di sini — memperkirakan setidaknya pendinginan retorika sementara. Sebaliknya, Gedung Putih justru menggandakan tekanan maksimal.

Langkah ini kembali memicu ketakutan akan konfrontasi langsung di Selat Hormuz, tempat sekitar seperlima minyak dunia melewati setiap hari. Gangguan di sana akan segera berdampak pada rantai pasokan. Peserta pasar kini memperhitungkan premi risiko yang lebih tinggi, menurut data perdagangan.

Volatilitas Meluber ke Aset Digital

Guncangan geopolitik tidak hanya terbatas pada pasar minyak. Kenaikan harga energi dan ketidakpastian yang lebih luas cenderung mendorong investor mendekati atau menjauhi aset berisiko — dan mata uang kripto tidak terkecuali. Bitcoin sempat turun 2% sebelum pulih, sementara Ethereum mengalami perdagangan yang tidak menentu sepanjang sore.

Pedagang aset digital memantau minyak dengan saksama. Lonjakan harga yang berkelanjutan dapat memicu kekhawatiran inflasi, yang berpotensi memaksa bank sentral mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama. Itu menjadi hambatan bagi aset spekulatif seperti kripto. Di sisi lain, sebagian melihat Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap pelemahan mata uang jika ketegangan meningkat lebih lanjut.

Untuk saat ini, korelasi antara minyak dan kripto masih longgar namun terlihat. Indeks Volatilitas Cboe (VIX) juga naik, menandakan keresahan yang lebih luas.

Apa yang Terjadi Selanjutnya

Saluran diplomatik tampak membeku. Trump tidak memberikan indikasi tawaran lanjutan atau jadwal untuk perundingan baru. Kementerian Luar Negeri Iran belum menanggapi secara publik penolakan tersebut, meskipun media pemerintah mengisyaratkan 'langkah-langkah proporsional.'

Pedagang minyak akan terus memantau setiap tanda perubahan lalu lintas kapal tanker atau postur militer di Teluk. Pertemuan OPEC+ berikutnya masih beberapa pekan lagi, namun sesi darurat tidak tertutup jika harga terus naik. Sementara itu, pasar kripto bersiap menghadapi pekan yang volatil — di mana berita dari Teheran atau Washington dapat mengubah harga dalam hitungan detik.